Jakarta – Aksi ugal-ugalan seorang pengemudi bernama Hafiz Mahendra di Gunung Sahari berakhir ricuh. Ia melawan arah dan menyebabkan kecelakaan.
Polisi menemukan sejumlah barang bukti di mobilnya.
Diantaranya senjata tajam dan empat pasang pelat nomor palsu.
Selain itu, ditemukan juga pistol mainan.
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menindak Hafiz karena pelanggaran lalu lintas. Ia mengemudi dengan kecepatan tinggi dan menggunakan pelat nomor tidak sesuai.
“Didapati ada empat pasang TNKB berlainan. Kemudian juga ditemukan ada satu senjata api mainan dan dua senjata tajam jenis golok dan badik,” kata Kombes Pol Komarudin, 26 Februari 2026.
Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat mendalami kemungkinan adanya unsur pidana lain dalam kasus ini.
“Ini yang masih kami dalami sampai saat ini, yang bersangkutan masih terus intens dilakukan pemeriksaan,” ujarnya.
Aksi nekat pengemudi Toyota Calya bernomor polisi D 1640 AHB itu viral di media sosial.
Mobil tersebut melawan arah hingga memicu keributan dan amukan massa.
Video kejadian tersebut diunggah oleh akun Instagram @amq_mnl.
Mobil Calya hitam itu sempat dihentikan petugas dengan tembakan peringatan, namun pengemudi tetap menolak berhenti.
Kendaraan tersebut menabrak beberapa sepeda motor dan mobil lain.
Warga yang geram kemudian berusaha menghentikan laju mobil tersebut.
Mobil yang terhenti menjadi sasaran amukan massa.
Kaca belakang hingga bodi depan mobil ringsek akibat lemparan warga.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung membenarkan penangkapan Hafiz Mahendra (25), warga Sidoarjo, Jawa Timur.
“Sebelum terjadi kecelakaan lalu lintas, minibus nopol D-1640-AHB yang dikendarai oleh Saudara Hafiz Mahendra berjalan dari Utara ke arah selatan,” kata dia, Rabu, 25 Februari 2026.







