BeritaEcozone

Volkswagen Genjot Efisiensi, Pangkas Biaya Hingga 20 Persen!

157
×

Volkswagen Genjot Efisiensi, Pangkas Biaya Hingga 20 Persen!

Sebarkan artikel ini
tekan-biaya,-volkswagen-siapkan-penghematan-besar-besaran-sampai-2028
tekan biaya, volkswagen siapkan penghematan besar besaran sampai 2028

Berlin – Volkswagen (VW) berencana melakukan efisiensi besar-besaran. Targetnya pemangkasan biaya hingga 20 persen di seluruh merek sebelum akhir 2028.

Langkah ini diambil sebagai respons atas tekanan biaya produksi yang meningkat. Pasar China yang semakin kompetitif, serta dampak tarif impor AS juga menjadi pertimbangan.

CEO VW, Oliver Blume, dan Direktur Keuangan Arno Antlitz telah memaparkan rencana penghematan ini. Pemaparan dilakukan dalam pertemuan tertutup dengan jajaran eksekutif di Berlin pada pertengahan Januari lalu.

Juru bicara VW menyatakan, program efisiensi sebenarnya sudah berjalan selama tiga tahun terakhir. Program ini mencakup seluruh merek dan entitas grup.

Sejauh ini, perusahaan mengklaim telah mengantongi penghematan puluhan miliar euro. Penghematan ini dinilai membantu perusahaan meredam tekanan geopolitik, termasuk tarif dari AS.

Detail sektor yang terdampak pemangkasan belum terungkap. Namun, peningkatan kolaborasi antar-merek menjadi salah satu opsi.

Penutupan pabrik juga disebut sebagai kemungkinan, meski belum dipastikan.

Ketua dewan pekerja VW, Daniela Cavallo, mengakui adanya laporan tersebut. Ia menegaskan, kesepakatan dengan VW AG pada akhir 2024 telah memuat komitmen menjaga dampak sosial tetap terkendali.

“Dengan kesepakatan ini, kami secara tegas telah menolak penutupan pabrik dan PHK karena alasan operasional,” ujar Cavallo.

VW juga tengah menjalankan rencana pengurangan sekitar 35 ribu pekerjaan di Jerman hingga 2030.

Pada Januari lalu, merek inti VW mengumumkan rencana perampingan posisi manajemen serta konsolidasi platform produksi.

Langkah tersebut ditargetkan menghasilkan penghematan 1 miliar euro dalam periode yang sama.

Blume akan memberikan pembaruan lebih lanjut dalam konferensi pers laporan keuangan tahunan pada 10 Maret mendatang.

Tekanan terhadap kinerja VW juga datang dari pasar China. VW harus menghadapi persaingan harga yang semakin agresif dari para pabrikan lokal.

Situasi serupa juga dirasakan Mercedes-Benz. Pekan lalu, Mercedes menyatakan margin keuntungan divisi otomotifnya berpotensi turun tahun ini. Mereka berkomitmen menjalankan “disiplin biaya yang tak henti-hentinya”.

Manager Magazin melaporkan, beban pengeluaran VW untuk pengembangan perangkat lunak serta pengembangan paralel mesin pembakaran internal dan kendaraan listrik masih tergolong tinggi.

Meski demikian, VW menegaskan tetap konsisten menuju arah kendaraan yang lebih efisien dan rendah emisi dalam jangka panjang.

Sumber: Reuters