FENESIA – Air merupakan komponen penting dalam tubuh kita. Kurang minum air putih saja sudah berbahaya. Lalu, bagaimana jadinya tubuh kita jika tidak minum air putih sama sekali?

Tubuh kita terdiri atas 55% hingga 60% air. Namun, kadar air dalam tubuh kita dapat berkurang tiap harinya melalui keringat buang air kecil, buang air besar hingga bernapas.

Untuk itu, kita harus tetap dapat menjaga cairan tubuh kita dengan tidak kurang minum air putih.

Dengan minum air putih, kita dapat menjaga berjalannya fungsi organ tubuh dengan baik. Hal ini disebabkan oleh setiap organ hingga sel kita memiliki kandungan air yang tinggi.

Kekurangan minum air putih sudah berpotensi untuk terjadinya gangguan fungsi kerja tubuh. Lalu, apa dampak buruk bagi tubuh kita jika kita berhenti untuk meminum air putih?

Kesulitan Buang Air Kecil dan Menelan

Dilansir dari Bright Side, hal pertama kali yang terlihat jelas bila kita tidak minum air putih adalah warna urin yang berubah menjadi kuning pekat.

Hal ini dikarenakan, ketika ginjal kita kekurangan air maka ginjal akan mengirimkan kadar air yang kurang menuju darah.

Badan kita akan kekurangan cairan dan kita akan berhenti untuk buang air kecil. Selain itu, kita juga akan kesulitan untuk menelan karena kurangnya air.

Kerusakan Permanen Otak

Ketika kekurangan air, otak kita akan bekerja lebih keras dari biasanya bahkan hanya untuk melakukan aktivitas sederhana.

Kita akan kekurangan fokus dan keseimbangan. Lebih parah lagi, kita dapat berpotensi untuk kehilangan ingatan.

Seluruh Badan akan Terasa Sakit

H20 yang ada pada air berfungsi besar pada sendi yang menghubungi tulang. Jika kekurangan air, maka sendi akan kekurangan fungsi kerjanya sehingga tulang-tulang dapat saling bergesekan.Hal ini dapat berdampak buruk pada proses kita bergerak.

Kondisi Kulit Memburuk

Dengan kekurangan kadar air, kulit kita akan mulai kering. Dampak kulit kering yang terlihat jelas yaitu dengan munculnya kerutan dan kulit terlepas.

Penurunan Fungsi Penglihatan

Ketika otak kita harus bekerja lebih keras dari biasanya, kita akan mulai merasakan sakit kepala. Hal ini akan berdampak pada saraf optik kita. Selain itu, mata juga akan terasa gatal dan perih.

83175 mtwzykyk00gmmtal3n5kvxmf79fnutdz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *