Ecozone

Wakapolri Bekali Atase Polri Strategi Berantas TPPO di Era Digital

158
×

Wakapolri Bekali Atase Polri Strategi Berantas TPPO di Era Digital

Sebarkan artikel ini
melalui-buku,-wakapolri-titipkan-pesan-penting-pemberantasan-tppa–ppo-kepada-5-calon-atase-dan-staf-teknis-polri
melalui buku, wakapolri titipkan pesan penting pemberantasan tppa–ppo kepada 5 calon atase dan staf teknis polri

Jakarta – Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo memberikan pesan penting terkait pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Pesan itu disampaikan kepada lima calon Atase Kepolisian RI (Atpol RI) dan staf teknis Polri.

Pesan tersebut disampaikan melalui penyerahan buku “Strategi Polri dalam Pemberantasan TPPO: Perlindungan Perempuan dan Anak di Era Digital”.

Pembekalan berlangsung pada Jumat, 23 Januari 2026, di Ruang Kerja Wakapolri, Gedung Utama Mabes Polri.

Wakapolri menegaskan TPPA–PPO adalah kejahatan kemanusiaan lintas negara yang terus berkembang seiring kemajuan teknologi digital. Perempuan dan anak menjadi kelompok paling rentan menjadi korban.

Para atase dan staf teknis diharapkan menjadi garda terdepan dalam pencegahan, penindakan, perlindungan korban, serta penguatan kerja sama internasional.

“Melalui buku ini, saya menitipkan pesan penting agar pemberantasan TPPA dan PPO menjadi prioritas utama dalam setiap penugasan,” tegas Wakapolri.

“Ini adalah amanah kemanusiaan sekaligus tanggung jawab moral dan institusional Polri,” lanjutnya.

Wakapolri juga menekankan bahwa para calon atase dan staf teknis adalah representasi kehormatan Polri di kancah internasional.

Mereka diharapkan mampu menjalankan fungsi intelijen, diplomasi kepolisian, serta kehumasan. Serta menjadi jembatan komunikasi yang efektif dengan diaspora Indonesia di negara penugasan.

Kadivhubinter Polri Irjen Pol Amur Chandra Juli Buana dan Kabagwakinter Rokersin Divhubinter Polri Kombes Pol Andiko Wicaksono turut hadir dalam kegiatan ini.

Buku “Strategi Polri dalam Pemberantasan TPPO: Perlindungan Perempuan dan Anak di Era Digital” ditulis oleh Wakapolri, Komjen Pol. Dedi Prasetyo, Komjen Pol. (Purn.) I Ketut Suardana, dan Direktur Tindak Pidana PPA–PPO Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Nurul Azizah.

Karya ini diharapkan menjadi rujukan akademis, praktis, dan kebijakan bagi aparat penegak hukum, akademisi, serta pemangku kepentingan.

Tujuannya untuk memperkuat perlindungan perempuan dan anak serta pemberantasan TPPA–PPO di era digital.

Berikut lima personel Polri yang akan bertugas sebagai Atase Kepolisian dan Staf Teknis Polri di luar negeri:

  1. Kombes Pol Sofyan Arief, S.I.K. — Atase Kepolisian RI di Berlin, Jerman
  2. Kombes Pol M. Sandhi Satyatama, S.H., S.I.K., M.S.C.S. — Atase Kepolisian RI di Ankara, Turki
  3. Kombes Pol I Nengah Adi Putra, S.I.K. — Atase Kepolisian RI di Manila, Filipina
  4. AKBP Taufik Noor Isya, S.I.K. — Staf Teknis Polri di Kuala Lumpur, Malaysia
  5. AKP Louis Stefanus Gregory Kaunang, S.I.K., M.Si. — Staf Teknis Polri di Kuching, Malaysia