Fenesia – Bali United tampil perkasa dengan membungkam PSM Makassar 2-0 dalam lanjutan Super League pekan ke-17, Jumat (9/1), di Stadion B.J. Habibie. Kemenangan ini mendongkrak posisi Bali United ke peringkat tujuh klasemen sementara.
Gol cepat Mirza Mustafic di detik ke-30 membuka keunggulan Serdadu Tridatu, memanfaatkan umpan matang dari Thijmen Goppel.
PSM Makassar harus bermain dengan 10 pemain setelah Syahrul Lasinari menerima kartu kuning kedua akibat melanggar Mirza Mustafic.
Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Bali United untuk menggandakan keunggulan di masa injury time (90+4) melalui gol Thijmen Goppel.
Laga semakin berat bagi PSM setelah Ananda Raehan diganjar kartu merah.
Berikut fakta menarik di balik kemenangan Bali United atas PSM Makassar:
Mirza Mustafic Kembali Cetak Gol
Gelandang Timnas Luksemburg, Mirza Mustafic, kembali menunjukkan ketajamannya setelah enam laga tanpa gol. Sebelumnya, ia sempat mencetak gol dalam tiga pertandingan beruntun melawan Madura United, Persija Jakarta, dan PSIM Yogyakarta.
Kolaborasi Maut Mustafic-Goppel
Umpan Thijmen Goppel yang berbuah gol Mirza Mustafic menjadi yang kedua kalinya mereka bekerja sama. Sebelumnya, kolaborasi keduanya juga menghasilkan gol saat melawan Persija Jakarta pada September lalu.
Thijmen Goppel Makin Produktif
Di musim perdananya di Super League, Thijmen Goppel telah mencetak empat gol dan memberikan lima assist. Pemain asal Belanda berusia 28 tahun ini menunjukkan kontribusi signifikan bagi Bali United.
Dengan kemenangan ini, Bali United memperpanjang tren positif mereka menjadi enam laga tak terkalahkan.
Sebaliknya, PSM Makassar tertahan di peringkat ke-10 klasemen sementara dan kesulitan meraih kemenangan dalam lima pertandingan terakhir mereka. Tim asuhan Tomas Trucha harus segera berbenah untuk memperbaiki performa di laga-laga selanjutnya.







