Palm Beach – Amerika Serikat akan mengambil alih kendali Venezuela pasca-penangkapan Presiden Nicolas Maduro, demikian pernyataan Presiden Donald Trump. AS beralasan langkah ini diambil demi transisi yang aman dan bijaksana.
Trump menyampaikan pernyataan tersebut dalam konferensi pers di kediaman pribadinya, Mar-a-Lago, Florida. Ia menegaskan AS tidak ingin berurusan dengan kelompok yang sebelumnya berkuasa di Venezuela.
“Kami akan menjalankan negara ini sampai saatnya kami dapat melakukan transisi yang aman, tepat, dan bijaksana,” tegas Trump.
Trump tidak memberikan kepastian kapan transisi kekuasaan akan berakhir. Sejumlah pejabat tinggi AS akan ditunjuk untuk mengelola Venezuela sementara waktu.
Menteri Luar Negeri Marco Rubio dan Menteri Pertahanan Pete Hegseth akan memimpin tim khusus untuk mengelola Venezuela.
“Untuk sementara waktu, sebagian besar akan dijalankan oleh orang-orang yang berdiri tepat di belakang saya. Kita akan menjalankannya. Kita akan mengembalikannya,” kata Trump, menunjuk Rubio, Hegseth, dan Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Dan Caine.
Trump juga membuka peluang penggunaan kekuatan militer AS dan berencana membangun kembali infrastruktur minyak Venezuela yang akan dibiayai perusahaan minyak.
Sebelumnya, pasukan elite Delta Force menangkap Maduro dan istrinya, Cilia Flores, di Caracas. Penangkapan berlangsung cepat tanpa perlawanan dan tanpa korban jiwa dari pihak AS.
Maduro dan istrinya kini dalam perjalanan ke New York dengan kapal induk USS Iwo Jima.
Jaksa Agung AS Pam Bondi menjatuhkan empat dakwaan kepada Maduro, yaitu: Konspirasi Terorisme Narkoba, Konspirasi Impor Kokain, Kepemilikan Senapan Mesin dan Alat Perusak, serta Konspirasi untuk Memiliki Senapan Mesin dan Alat Perusak terhadap Amerika Serikat.
“Mereka akan segera menghadapi kemurkaan dari keadilan Amerika sepenuhnya di tanah Amerika di pengadilan Amerika,” kata Bondi.
Penangkapan Maduro didasari tuduhan bahwa ia memimpin “negara narkoba” dan memanipulasi pemilihan presiden 2024. Washington juga menuding Venezuela menjadi jalur transit utama kokain.














