BeritaPolitik

Gerakan Rakyat Bakal Jadi Kendaraan Politik Anies di Pilpres 2029

80
×

Gerakan Rakyat Bakal Jadi Kendaraan Politik Anies di Pilpres 2029

Sebarkan artikel ini
anies gerakan rakyat
Anies di Gerakan Rakyat.

Jakarta – Organisasi masyarakat (ormas) Gerakan Rakyat dinilai berpotensi bertransformasi menjadi partai politik (parpol) jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029.

Para pengamat melihat ormas ini dipersiapkan sebagai kendaraan politik bagi Anies Baswedan untuk kembali maju dalam kontestasi demokrasi lima tahunan tersebut.

Perkiraan ini menguat mengingat Ketua Umum Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid, yang juga merupakan juru bicara Anies. Gerakan Rakyat diketahui lahir dari basis relawan Anies.

Menurut pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga, sejarah pembentukan Partai Nasdem dapat menjadi acuan.

Nasdem berawal dari ormas dengan salah satu pendirinya adalah Anies, yang kemudian bertransformasi menjadi parpol.

“Pembentukan ormas Gerakan Rakyat bisa jadi mengikuti model pembentukan ormas Nasdem yang kemudian berubah menjadi partai politik,” ujar Jamiluddin.

Jamiluddin menambahkan, penghapusan presidential threshold untuk Pilpres 2029 semakin memperbesar peluang ini.

Dengan adanya partai politik sendiri, Anies dan pendukungnya diyakini tidak akan menghadapi kendala dalam pengusungan calon pada Pilpres mendatang.

“Anies dan relawannya tampaknya tidak mau mengulang kegagalan Anies maju pada Pilkada Jakarta 2024.

Dengan memiliki partai, Anies dan relawannya meyakini tidak ada lagi kendala untuk mengusung sosok perubahan tersebut pada Pilpres 2029,” jelasnya.

Sementara itu, Sahrin Hamid belum mengonfirmasi rencana Gerakan Rakyat menjadi parpol.

Ia menyatakan fokus utama saat ini adalah membangun ormas tersebut sebagai organisasi kemasyarakatan.

“Belum (arah ke parpol). Kita baru menjadi organisasi kemasyarakatan. Kita fokus membangun organisasi kemasyarakatan ini dulu,” kata Sahrin usai deklarasi Gerakan Rakyat di Cilandak, Jakarta, Kamis (23/5/2024).

Sahrin menambahkan, Gerakan Rakyat akan memprioritaskan pendidikan politik bagi masyarakat.

Salah satu program yang akan dijalankan adalah mendirikan Sekolah Politik Kerakyatan (Spartan) sebagai sarana edukasi politik di seluruh daerah.