Life

Gempa Megathrust Simeulue: Studi Ungkap Pemicu dan Potensi Gempa Besar

216
×

Gempa Megathrust Simeulue: Studi Ungkap Pemicu dan Potensi Gempa Besar

Sebarkan artikel ini
d0e15f59bf7e5690ee0423d0afbf7769.jpg
d0e15f59bf7e5690ee0423d0afbf7769.jpg

Simeulue – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa berkekuatan magnitudo (M) 6,3 yang mengguncang Kabupaten Simeulue, Aceh, pada Kamis (27/11/2025) merupakan jenis gempa megathrust. Gempa dangkal ini, meski berkategori megathrust, dipastikan tidak berpotensi menimbulkan tsunami dan hanya menyebabkan kerusakan ringan.

Gempa terjadi pukul 11.56 WIB dengan episenter satu kilometer arah selatan Simeulue, pada kedalaman 14 kilometer.

Direktur Gempa bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menjelaskan bahwa tidak semua gempa megathrust selalu menghasilkan guncangan besar dan memicu tsunami. “Ini event megathrust. Gempa M 2,0 dan 3,0 bisa disebut gempa megathrust kalau pusatnya di bidang kontak antar lempeng. Itu gempa megathrust,” kata Daryono.

Mekanisme Gempa

Daryono mengungkapkan, gempa Simeulue masuk kategori megathrust karena lokasi episenter dan bentuk patahannya. Gempa ini merupakan jenis dangkal akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah Lempeng Eurasia. Hal tersebut berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter gempa.

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault),” tutur Daryono.

Hingga pukul 13.00 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya aktivitas enam gempa bumi susulan (aftershock) dengan magnitudo terbesarnya adalah M 4,8.

Dampak Gempa Simeulue

Guncangan gempa juga terasa di sejumlah daerah lain di luar Simeulue, dengan kekuatan yang beragam mulai dari berat hingga ringan.

Berikut rincian intensitas guncangan yang dirasakan:

  • Skala intensitas IV MMI (bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah): Simeulue.
  • Skala intensitas III-IV MMI: Aceh Selatan.
  • Skala intensitas III MMI (getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu): Banda Aceh, Aceh Besar, Aceh Tenggara, Aceh Barat Daya, Aceh Singkil.
  • Skala intensitas II-III MMI: Kabanjahe, Berastagi, Tiganderket, Pidie, Lhokseumawe, Medan, Silangit.

“Hingga saat ini terdapat laporan kerusakan ringan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut,” jelas Daryono.

“Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,” sambungnya.