Berita

Pemerintah Percepat Pembangunan Pabrik Pakan Ternak di Daerah

130
×

Pemerintah Percepat Pembangunan Pabrik Pakan Ternak di Daerah

Sebarkan artikel ini
amran-utamakan-pembangunan-pabrik-pakan-di-wilayah-kekurangan-pasokan
amran utamakan pembangunan pabrik pakan di wilayah kekurangan pasokan

Jakarta – Pemerintah bergerak cepat mengatasi masalah pasokan pakan ternak yang kerap menghantui peternak kecil. Solusinya, Kementerian Pertanian akan membangun pabrik pakan di sejumlah wilayah yang kekurangan pasokan.

Prioritas utama pembangunan pabrik pakan ini adalah Kalimantan dan Sulawesi.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan, pembangunan pabrik pakan difokuskan di daerah yang mengalami shortage.

“Kita fokus untuk pembangunan pabrik pakan itu di daerah-daerah yang shortage,” kata Amran, Sabtu (22/11/2025).

Pabrik pakan ini nantinya tidak hanya menyediakan pakan, tetapi juga obat-obatan dan Day Old Chicken (DOC) bagi peternak kecil. Pemerintah berharap, langkah ini menjadi solusi permanen bagi peternak.

“Ini adalah membantu saudara-saudara kita sehingga nanti tidak lagi naik turun harganya dan ini nanti sustain,” imbuhnya.

Pemerintah juga akan menjaga harga pakan melalui skema Harga Eceran Tertinggi (HET). Sambil menunggu pabrik beroperasi, Bulog akan mengedarkan pakan dari SPHP untuk menjaga ketersediaan.

Pembangunan pabrik pakan juga menyasar daerah yang sulit dijangkau, termasuk Papua.

Saat ini, studi kelayakan (FS) sedang berjalan dan konstruksi pabrik dijadwalkan mulai tahun depan.

Kementerian Pertanian menargetkan pembangunan pabrik pakan di 30 titik di seluruh Indonesia dengan anggaran mencapai Rp 20 triliun. Pembangunan dibagi dalam dua tahap, yaitu 12 titik pada tahap pertama dan 18 titik pada tahap kedua.

Sementara itu, Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat berencana mengembangkan ternak sapi perah di wilayah selatan, termasuk di Cisarua.