Berita

Prabowo Terima Penghargaan dari Raja Abdullah II: Penguatan Kerja Sama?

100
×

Prabowo Terima Penghargaan dari Raja Abdullah II: Penguatan Kerja Sama?

Sebarkan artikel ini
a4b4db9d3601d456b604705ad0f36f0b.jpg
a4b4db9d3601d456b604705ad0f36f0b.jpg

Jakarta – Raja Yordania Hasyimiah, Abdullah II ibn Al Hussein, menganugerahkan penghargaan tinggi kepada Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan kenegaraannya di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (14/11/2025).

Penghargaan tersebut berupa medali The Bejewelled Grand Cordon of Al Nahda (Order of the Renaissance) and the Order of Al Nahda. Penyematan medali dilakukan langsung oleh Raja Abdullah II setelah pertemuan bilateral tertutup.

Menurut situs The Royal Hashemite Court, medali Al Nahda adalah penghargaan Kerajaan Yordania yang diberikan kepada raja, pangeran, dan kepala negara. Penghargaan ini juga dapat diberikan kepada perdana menteri.

Medali Al Nahda juga diberikan kepada warga sipil serta anggota dinas militer laki-laki dan perempuan, baik warga Arab maupun asing, atas jasa mereka yang luar biasa di tingkat nasional, regional, atau internasional.

Kedatangan Raja Abdullah II di Pangkalan Udara Halim Perdanakusumah disambut langsung oleh Presiden Prabowo. Keduanya kemudian menuju Istana Merdeka dengan mobil Mercedes-Benz S600 untuk mengikuti upacara penyambutan resmi.

Kunjungan Raja Abdullah II merupakan balasan atas kunjungan Presiden Prabowo ke Yordania beberapa bulan sebelumnya. Saat itu, Prabowo mengungkapkan persahabatannya yang telah lama terjalin dengan Raja Abdullah II sejak mereka muda.

“Memang sahabat lama, waktu kami masih muda,” ujar Prabowo di Amman, Yordania, pada 14 April 2025.

Persahabatan itu, lanjut Prabowo, tetap terjalin hingga saat ini. Ia menambahkan bahwa meskipun usia mereka sudah tidak muda lagi, semangat mereka tetap tinggi. “Sekarang masih berjiwa muda,” katanya.

Raja Abdullah II naik tahta sebagai Raja Yordania sejak tahun 1999. Sementara itu, Prabowo dilantik sebagai Presiden RI pada 20 Oktober 2024.

Kedua pemimpin ini merupakan alumni sekolah ranger Angkatan Darat Amerika Serikat Fort Benning. Mereka pertama kali bertemu pada 4 Desember 1995 saat pelantikan Prabowo sebagai Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus.