Berita

Natal Dongkrak, BI Ramal Ritel Oktober 2025 Lebih Tinggi

93
×

Natal Dongkrak, BI Ramal Ritel Oktober 2025 Lebih Tinggi

Sebarkan artikel ini
bi-prediksi-kinerja-penjualan-eceran-meningkat
bi prediksi kinerja penjualan eceran meningkat

Jakarta – Kabar baik bagi perekonomian! Bank Indonesia (BI) memproyeksikan penjualan ritel akan tumbuh positif pada Oktober 2025.

Lonjakan permintaan masyarakat jelang Natal menjadi pendorong utama optimisme ini.

BI memperkirakan Indeks Penjualan Riil (IPR) akan tumbuh 4,3 persen (yoy). Angka ini lebih tinggi dari pertumbuhan September 2025 yang tercatat 3,7 persen (yoy).

“Indeks Penjualan Riil (IPR) Oktober 2025 diprakirakan tumbuh sebesar 4,3 persen (yoy),” kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, Selasa (11/11/2025).

Pertumbuhan penjualan eceran didukung oleh beberapa kelompok. Makanan, minuman, dan tembakau diprediksi tumbuh 6,4 persen (yoy).

Barang budaya dan rekreasi juga diperkirakan naik 4,7 persen (yoy). Sementara perlengkapan rumah tangga lainnya tumbuh 0,3 persen (yoy).

Secara bulanan, penjualan eceran pada Oktober 2025 diprediksi tumbuh 0,6 persen (mtm). Kinerja penjualan mayoritas kelompok diperkirakan meningkat seiring dengan persiapan Natal.

Sebelumnya, realisasi IPR pada September 2025 menunjukkan pertumbuhan tahunan sebesar 3,7 persen (yoy). Angka ini lebih tinggi dari bulan sebelumnya yang sebesar 3,5 persen (yoy).

Peningkatan penjualan suku cadang dan aksesori (12,4 persen yoy) menjadi penopang pertumbuhan September. Selain itu, makanan, minuman, dan tembakau (5,4 persen yoy), serta barang budaya dan rekreasi (2,6 persen yoy) juga berkontribusi.

Namun, penjualan eceran pada September 2025 terkontraksi 2,4 persen (mtm) secara bulanan. Penurunan ini dipengaruhi oleh subkelompok sandang (-19,2 persen mtm).

Dari sisi harga, BI mewaspadai potensi kenaikan inflasi dalam tiga hingga enam bulan mendatang. Desember 2025 dan Maret 2026 menjadi perhatian utama.

Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) Desember 2025 dan Maret 2026 masing-masing sebesar 157,2 dan 172,5. Angka ini lebih tinggi dibandingkan periode sebelumnya yang sebesar 134,6 dan 169,2.

Kenaikan ini sejalan dengan perkiraan peningkatan permintaan saat Natal 2025 dan Idul Fitri 1447 H.