Techno

Rawan Hoax, YouTube Sediakan Fitur ‘Cek Fakta’ Untuk Konten Berita

236
×

Rawan Hoax, YouTube Sediakan Fitur ‘Cek Fakta’ Untuk Konten Berita

Sebarkan artikel ini
Fakta Youtube
foto : internet

Fenesia – Kemudahan mengakses berita melalui internet memang sangat memanjakan netizen. Namun, akibat kemudahan-kemudahan tersebut, tidak jarang banyak oknum-oknum yang malah membuat berita hoax demi membuat sebuah konten.

YouTube, sebagai salah satu platform yang juga dapat menyebarkan berita, mencoba mengantisipasi beredarnya berita hoax dengan menciptakan fitur cek fakta.

Di Indonesia, fitur ini akan tersedia dalam dua bahasa, yaitu bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Melalui keterangan tertulisnya, Youtube menyampaikan harapannya agar fitur baru yang mereka buat ini bisa membantu pengguna untuk menyaring berita secara cerdas.

“Faktanya, waktu menonton konten seputar berita otoritatif meningkat lebih dari 75 persen selama tiga bulan pertama tahun 2020 di seluruh dunia. YouTube paham akan pentingnya memberikan informasi tepercaya dari sumber berita otoritatif kepada masyarakat Indonesia,” tulis Youtube.

Dalam keterangan yang sama, Youtube juga menjelaskan mekanisme kerja dari fitur mereka ini.

“Panel informasi cek fakta kami menggunakan jaringan terbuka penerbit pihak ketiga dan memanfaatkan sistem penanda ClaimReview. Kami mendorong lebih banyak penerbit dan pengecek fakta untuk berpartisipasi selama mereka mengikuti Panduan ClaimReview yang tersedia secara publik, atau merupakan penanda tangan terverifikasi dari International Fact-Checking Network’s (IFCN) Code of Principles, atau merupakan penerbit otoritatif,” kata Youtube.

Selain itu, YouTube juga menginformasikan jika fitur cek fakta ini akan tersedia dalam beberapa hari. Untuk sementara, fitur ini hanya akan tersedia di beberapa negara seperti Amerika Serikat, Brazil, India, Jerman, Inggris, dan Indonesia.

Friska Aprilliana