Berita

Andra Soni Jenguk Korban Begal Baduy, Minta Polisi Tangkap Pelaku

85
×

Andra Soni Jenguk Korban Begal Baduy, Minta Polisi Tangkap Pelaku

Sebarkan artikel ini
e013919037613f5258a096acb830c158.jpg
e013919037613f5258a096acb830c158.jpg

Jakarta – Gubernur Banten Andra Soni mengunjungi Revan (16), seorang remaja Baduy Dalam asal Lebak, yang menjadi korban pembegalan saat berjualan madu di Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Kunjungan tersebut berlangsung di Rumah Singgah Badan Penghubung Provinsi Banten di Jakarta pada Jumat (7/11/2025) untuk memantau kondisi Revan.

Andra Soni menyampaikan bahwa kondisi Revan telah membaik. Remaja tersebut sempat mengalami infeksi, namun kini telah ditangani. Revan menderita luka bacok yang membutuhkan sepuluh jahitan akibat insiden tersebut.

Pemerintah Provinsi Banten saat ini berfokus pada pendampingan dan pemulihan kondisi Revan. Gubernur Andra menegaskan bahwa proses penegakan hukum sepenuhnya diserahkan kepada aparat kepolisian.

“Pihak kepolisian sudah menindaklanjuti untuk segera bisa menemukan pelaku dan menjeratnya dengan perundang-undangan yang berlaku,” ujar Andra. Dalam dialognya dengan Ata, perwakilan keluarga Revan, Ata berharap pelaku segera ditangkap dan dihukum sesuai hukum.

Ata juga meminta Gubernur Andra untuk memberikan pengawalan selama perjalanan pulang mereka ke kampung halaman di Baduy.

Insiden pembegalan yang menimpa Revan terjadi pada Minggu (26/10/2025) sekitar pukul 04.00 WIB. Saat itu, Revan sedang berjualan madu di kawasan Rawasari, Cempaka Putih.

Dalam peristiwa tersebut, Revan mengalami luka bacok di bagian tangan. Selain itu, ia kehilangan uang tunai sekitar Rp 3 juta, sepuluh botol madu, serta satu unit ponsel pinjaman milik temannya.