Batabuah – Gunung Marapi kembali bergejolak. Erupsi yang terjadi pada Selasa (14/10/2025) dini hari menyebabkan hujan abu vulkanik di Nagari Bukik Batabuah, Agam.
Erupsi tercatat pada seismogram dengan amplitudo maksimum 30.4 mm dan durasi 1 menit 11 detik.
Dampak langsung dari erupsi ini adalah tercemarnya lahan pertanian dan tanaman milik warga setempat oleh abu vulkanik.
Wali Nagari Bukik Batabuah, Firdaus, mengonfirmasi dampak signifikan hujan abu terhadap sektor pertanian.
“Hujan abu berdampak kepada lahan pertanian hingga tanaman warga,” ungkap Firdaus.
Firdaus telah meninjau langsung pemukiman warga yang berjarak sekitar 4,5 kilometer dari kawah Marapi.
Pihaknya mengimbau warga untuk selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan selama terjadi hujan abu.
Warga yang beraktivitas di dekat aliran sungai juga diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir lahar dingin.
Meskipun erupsi terjadi, tinggi kolom abu tidak teramati secara visual.













