Berita

Bukittinggi Evaluasi Sistem Sekolah Lima Hari, Bentuk Tim

115
×

Bukittinggi Evaluasi Sistem Sekolah Lima Hari, Bentuk Tim

Sebarkan artikel ini
bukittinggi-evaluasi-sekolah-lima-hari,-respons-keluhan-orang-tua
bukittinggi evaluasi sekolah lima hari, respons keluhan orang tua

Bukittinggi – Pemerintah Kota Bukittinggi (Pemko) tengah mengkaji ulang kebijakan sekolah lima hari untuk siswa SD dan SMP. Kebijakan yang diterapkan pada era Wali Kota sebelumnya, Erman Safar, ini menuai keluhan dari orang tua.

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, membentuk tim khusus untuk membahas isu ini. Sekretaris Daerah (Sekda) Bukittinggi ditunjuk sebagai ketua tim.

“Banyak orang tua yang mengeluhkan sistem sekolah lima hari ini,” ujar Ramlan Nurmatias, Rabu (1/10/2025).

Ramlan menjelaskan, sistem full day school membuat anak-anak kelelahan.

“Jangan sampai karena sekolah lima hari, anak-anak jadi tidak sempat mengaji. Selain itu, mereka juga kelelahan,” tegasnya.

Menurutnya, anak-anak sekolah butuh waktu untuk bermain dan berinteraksi dengan lingkungan. Kebijakan sekolah lima hari dinilai mempersempit ruang interaksi sosial siswa karena waktu pulang sekolah yang terlalu sore.

“Nanti akan kita putuskan, apakah tetap lima hari atau kembali ke enam hari,” pungkasnya.