BeritaPemerintahanPolitik

Prabowo Evaluasi MBG, Panggil Menteri ke Kertanegara

173
×

Prabowo Evaluasi MBG, Panggil Menteri ke Kertanegara

Sebarkan artikel ini
prabowo-panggil-sejumlah-menteri-ke-kertanegara-minggu-malam,-bahas-evaluasi-mbg
prabowo panggil sejumlah menteri ke kertanegara minggu malam, bahas evaluasi mbg

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto berikan arahan teknis terkait program makan bergizi gratis (MBG) usai insiden keracunan massal. Lebih dari 5.000 anak menjadi korban.

Arahan ini disampaikan dalam rapat terbatas di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta, Minggu (28/9/2025) malam.

Rapat selama tiga jam itu juga membahas program prioritas lain. Di antaranya peningkatan produksi minyak (lifting minyak), revitalisasi tambak nelayan, dan program cek kesehatan gratis (CKG).

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan, rapat ini tindak lanjut dari rapat terbatas MBG yang digelar Sabtu malam. Rapat digelar sesaat setelah Prabowo tiba di Jakarta.

“Sejak kemarin Beliau mendarat di Halim, Beliau memanggil beberapa menteri khusus berkenaan dengan MBG,” kata Prasetyo.

Prasetyo menambahkan, hasil rapat koordinasi di Kementerian Kesehatan juga telah dilaporkan kepada Presiden Prabowo.

“Bapak Presiden dari kemarin memberikan petunjuk-petunjuk yang sangat detail, bahkan sangat teknis, misalnya berkenaan dengan masalah kedisiplinan prosedur, terutama masalah kebersihan yang itu berkaitannya dengan masalah air,” jelasnya.

Badan Gizi Nasional (BGN) mencatat, sepanjang Januari hingga September 2025, terdapat 70 insiden keamanan pangan. Insiden ini termasuk keracunan, yang berdampak pada 5.914 penerima MBG.

Dari 70 kasus tersebut, 9 kasus dengan 1.307 korban terjadi di wilayah Sumatera. Kemudian 41 kasus dengan 3.610 korban di Pulau Jawa, dan 20 kasus dengan 997 korban di wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua, Bali, dan Nusa Tenggara.

Penyebab utama keracunan adalah kandungan bakteri seperti e-coli, staphylococcus aureus, salmonella, bacillus cereus, dan coliform pada makanan dan air.