Fenesia – Otoritas Kesehatan China baru-baru ini menyampaikan terjadi kejadian luar biasa baru yang disebabkan oleh Norovirus yang menyerang organ pencernaan.
Norovirus?
Menurut Wikipedia : Norovirus adalah genus virus di dalam keluarga Caliciviridae. Norovirus hanya memiliki satu spesies, yaitu Norwalk virus. Virus ini merupakan penyebab paling umum gastroenteritis nonbakterial di seluruh dunia.

Gejala dari Norovirus:
- · Diare,
- · Muntah,
- · Mual,
- · Sakit perut.
- · Demam,
- · Sakit kepala, dan
- · Badan pegal-pegal.
Pendapat Guru Besar FKUI
“Virus ini sebenarnya bukan virus baru. Norovirus menjadi salah penyebab utama terjadi infeksi usus akut (gastroenteritis) di seluruh dunia,” ujar Guru besar pada Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI-RSCM, Prof Dr. dr Ari Fahrial Syam SpPD(K) MMB, FINASIM, FACP, Senin (12/10/2020).
Sebenarnya, virus ini juga sudah mulai ditemukan di Indonesia. Hal ini diketahui berdasarkan laporan peneliti Indonesia dalam Jurnal of Medical Virology bulan Mei 2020.
Penelitian tersebut menunjukkan bahwa dari 91 sampel feses yang diperiksa terdapat 14 sampel atau 15,4 persen yang mengandung Norovirus.
“Sampel penelitian yang dilakukan di awal tahun 2019 ini diambil dari beberapa RS di kota Jambi. Kasus yang sama juga pernah dilaporkan dari beberapa kota di Indonesia,” lanjut Ari.
Untuk mengatahui gejala ini biasanya muncul dalam 24 jam setelah korban mengonsumsi makanan yang terpapar norovirus.
Menurut data Center for Disease Control and Prevention Tiongkok, lebih dari 30 kejadian luar biasa sudah terjadi sejak September 2020 dan melibatkan 1.500 kasus terutama dilaporkan ditularkan melalui kantin karena adanya makanan yang tercemar.
“Norovirus bukan virus baru dan bisa ditemukan di banyak negara, biasanya bermula dari restoran yang makanannya tercemar oleh Norovirus ini dan akhirnya terjadi kejadian luar biasa akibat banyak pelanggan restoran tersebut yang terinfeksi,” kata Ari.
Pencegahan
- Mencuci tangan sesering mungkin dengan sabun dan air, terutama setelah menggunakan toilet atau mengganti popok.
- · Membilas buah dan sayuran.
- · Memasak kerang sampai bersih.
- · Tetap di rumah saat sakit dan selama dua hari setelah gejala berhenti.
- · Menghindari menyiapkan makanan untuk orang lain saat sakit dan selama dua hari setelah gejala berhenti







