Berita

Timnas Indonesia Gugur di Piala AFF 2026, Yunus Nusi Pasang Badan

1
×

Timnas Indonesia Gugur di Piala AFF 2026, Yunus Nusi Pasang Badan

Sebarkan artikel ini
Sekjen PSSI Yunus Nusi memberikan keterangan pers terkait kegagalan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026.
Sekjen PSSI Yunus Nusi meminta publik tidak menyalahkan pemain dan pelatih atas kegagalan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026.

Jakarta – Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi meminta masyarakat Indonesia untuk tidak melampiaskan kekecewaan atas kegagalan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 kepada para pemain dan pelatih, Senin (10/8/2026).

Dilansir dari jpnn.com, permohonan tersebut disampaikan menyusul tersingkirnya Skuad Garuda dari fase grup turnamen setelah hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Singapura di Stadion Jalan Besar, Kallang.

Yunus Nusi menegaskan bahwa kritik terhadap manajemen organisasi merupakan hal yang wajar, namun ia meminta publik untuk tetap memberikan apresiasi atas perjuangan para pemain di lapangan.

“Silakan mengkritisi PSSI atau Ketua, kami menerima, namun yang terpenting adalah jangan menghujat pemain dan pelatih,” kata Yunus Nusi.

Pihaknya menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh masyarakat sepak bola Indonesia karena tim nasional belum mampu meraih hasil yang diharapkan dalam ajang tersebut.

PSSI memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat sepak bola Indonesia karena belum bisa memberikan hasil yang memuaskan secara sempurna,” ujar Yunus Nusi.

Di tengah sorotan publik, Yunus Nusi memastikan bahwa federasi tidak tinggal diam dan telah menjadwalkan evaluasi menyeluruh terhadap performa tim.

Proses evaluasi tersebut melibatkan Ketua Umum PSSI Erick Thohir, Badan Tim Nasional (BTN), Komite Eksekutif (Exco), serta jajaran tim pelatih.

Menurut Yunus Nusi, evaluasi merupakan prosedur standar yang dilakukan federasi baik saat tim meraih kemenangan maupun ketika mengalami kegagalan di kompetisi internasional.

“Ketua PSSI selalu melakukan evaluasi, tidak hanya saat menghadapi kegagalan, tetapi juga dalam setiap prestasi, keberhasilan, maupun kemenangan Timnas Indonesia,” tutur Yunus Nusi.

Ia mencontohkan bahwa diskusi serupa juga dilakukan saat Timnas Indonesia berhasil menumbangkan Oman dan Mozambik pada laga FIFA Matchday bulan Juni lalu.

“Evaluasi dan diskusi selalu dilakukan oleh Ketua Umum bersama Badan Tim Nasional, Komite Eksekutif, dan pelatih, dan saya pun turut hadir di tengah-tengah diskusi dan evaluasi tersebut,” jelas Yunus Nusi.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kegagalan di Piala AFF 2026 tidak boleh menghapus pengakuan terhadap potensi para pemain muda yang saat ini memperkuat tim.

Pihaknya berharap masyarakat dapat memberikan kritik yang tepat sasaran demi menjaga mentalitas dan masa depan para atlet yang dinilai masih memiliki potensi besar bagi sepak bola nasional.

Timnas Indonesia yang telah berjuang harus tetap kita apresiasi karena mereka adalah aset kita di masa depan,” tegas Yunus Nusi.