Ecozone

Wall Street Beragam, Saham Nvidia Dorong Kenaikan Indeks Dow Jones

11
×

Wall Street Beragam, Saham Nvidia Dorong Kenaikan Indeks Dow Jones

Sebarkan artikel ini
Tampilan layar pergerakan indeks saham di Bursa Efek Wall Street, New York.
Bursa saham Wall Street mencatatkan kinerja bervariasi dengan indeks Dow Jones yang menguat pada perdagangan Rabu.

New York – Bursa saham Wall Street di Amerika Serikat mencatatkan kinerja bervariasi pada perdagangan Rabu (5/8/2026) dengan indeks Dow Jones Industrial Average menguat di tengah optimisme pasar dan laporan keuangan perusahaan teknologi yang signifikan.

Dilansir dari CNBC, indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik 263,24 poin atau 0,49% ke level 54.349,12.

Indeks S&P 500 justru terkoreksi 0,17% ke level 7.723,55 sementara Nasdaq Composite turun 0,83% ke level 26.363,44.

Sentimen investor tetap terjaga setelah pada sesi sebelumnya S&P 500 berhasil menembus level 7.700 untuk pertama kalinya dan Dow Jones mencetak rekor penutupan tertinggi.

“Semangat investor tampaknya benar-benar kembali dengan sangat kuat,” kata ahli strategi investasi Baird, Ross Mayfield.

Mayfield menambahkan bahwa besarnya pergerakan indeks dalam beberapa hari terakhir merupakan fenomena yang jarang terjadi.

Kinerja tiga indeks utama Wall Street pada Selasa lalu tercatat sebagai performa empat hari terbaik sejak April 2025.

Saham Nvidia menjadi motor penggerak utama Dow Jones dengan kenaikan lebih dari 3% setelah Elon Musk menyatakan SpaceX akan menggunakan prosesor perusahaan tersebut secara eksklusif untuk infrastruktur kecerdasan buatan.

Musk menegaskan dalam paparan kinerja keuangan bahwa Nvidia memiliki teknologi komputer AI terbaik yang dibutuhkan untuk pengembangan masa depan perusahaannya.

Di sisi lain, saham SpaceX mengalami tekanan jual dengan penurunan lebih dari 13% setelah merilis laporan keuangan kuartalan perdana sejak melantai di bursa pada Juni lalu.

Perusahaan roket tersebut melaporkan belanja modal atau capital expenditure mencapai US$ 18,4 miliar pada kuartal kedua, melonjak enam kali lipat dari periode sebelumnya akibat investasi besar di sektor AI.

Saham produsen chip Advanced Micro Devices atau AMD turut merosot 7% meskipun laba yang disesuaikan sedikit melampaui estimasi pasar.

Optimisme pasar secara luas juga didorong oleh harapan tercapainya kesepakatan diplomatik antara Amerika Serikat dan Iran terkait pembukaan kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz.

Dinamika di pasar energi menunjukkan harga minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman September ditutup melemah 0,73% ke level US$ 75,22 per barel.

Sementara itu, kontrak berjangka minyak Brent untuk pengiriman Oktober mencatatkan kenaikan tipis sebesar 0,11% menjadi US$ 79,45 per barel.

Kondisi pasar saat ini mencerminkan transisi sentimen pelaku pasar yang sangat dipengaruhi oleh kebijakan investasi perusahaan teknologi besar dan perkembangan geopolitik global.