Jakarta – Lembaga penyedia indeks global FTSE Russell memangkas bobot investasi PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) secara signifikan dari 45,24% menjadi 12,76% dalam FTSE Global Small Cap Index, efektif berlaku mulai Jumat (7/8/2026).
Dilansir dari pengumuman resmi perusahaan, penyesuaian bobot tersebut dilakukan sebagai respons atas aksi tender offer tunai yang dilakukan oleh Samudra Investment Pte Ltd dan Ocean Continuum Pte Ltd terhadap saham perseroan.
Perubahan ini mencerminkan penurunan porsi saham publik atau free float MAPI setelah pengendali baru menyerap 6,02 miliar saham dalam aksi korporasi tersebut.
“Menyusul pengumuman perusahaan mengenai penawaran tender tunai untuk Mitra Adiperkasa serta mengacu pada ketentuan perubahan free float perusahaan target dalam panduan aksi korporasi, FTSE Russell mengubah bobot indeks dan berikut tanggal efektifnya,” kata pihak FTSE Russell.
Meskipun jumlah saham beredar perseroan tetap berada di kisaran 16,6 miliar lembar, berkurangnya saham yang tersedia untuk publik mengakibatkan revisi bobot dalam indeks tersebut.
Selain FTSE Global Small Cap Index, penyesuaian bobot juga diberlakukan pada enam indeks seri Russell RAFI, yakni Russell RAFI Global Index, Russell RAFI Global Small Company Index, Russell RAFI Emerging Index, Russell RAFI Emerging Small Company Index, Russell RAFI Global ex US Index, dan Russell RAFI Global ex US Small Company Index.
Seri Russell RAFI menggunakan metodologi berbasis fundamental perusahaan seperti laba, penjualan, arus kas, nilai buku, dan dividen, namun tetap mengintegrasikan parameter free float pasca-aksi korporasi.
Sebelumnya, MAPI telah menyelesaikan mandatory tender offer (MTO) yang menyerap 36,24% dari total modal ditempatkan dan disetor perusahaan dengan nilai transaksi mencapai Rp 9,32 triliun.
Sebanyak 796 pemegang saham melepas kepemilikan mereka melalui mekanisme MTO yang ditujukan untuk mendukung pengendali baru, yakni Pacific Universal Investments Pte Ltd.
Dalam transaksi tersebut, Samudra Investment Pte Ltd mengakuisisi 4,98 miliar saham atau setara 30% kepemilikan dengan harga Rp 1.550 per saham senilai Rp 7,72 triliun.
Ocean Continuum Pte Ltd turut membeli 1,04 miliar saham atau 6,24% kepemilikan dengan harga yang sama senilai Rp 1,60 triliun.
Pasca-transaksi, Pacific Universal Investments menguasai 51% saham secara langsung dan memiliki kendali tidak langsung sebesar 36,24% melalui Samudra Investment Pte Ltd serta Ocean Continuum Pte Ltd.
Struktur kepemilikan terkonsolidasi tersebut membuat total kendali Pacific Universal Investments atas MAPI meningkat menjadi 87,24%.
Pihak Samudra Investment Pte Ltd dan Ocean Continuum Pte Ltd menegaskan bahwa mereka hanya bertindak sebagai pihak yang ditunjuk oleh pengendali utama untuk melaksanakan mandatory tender offer.







