Berita

Polresta Padang Sita 18 Motor Knalpot Brong Saat Patroli Antitawuran dan Balap Liar

20
×

Polresta Padang Sita 18 Motor Knalpot Brong Saat Patroli Antitawuran dan Balap Liar

Sebarkan artikel ini
aqadjhfrg7xzgvd
aqadjhfrg7xzgvd

Padang – Polresta Padang menyita 18 unit sepeda motor berknalpot brong dalam patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) yang berlangsung sepanjang Sabtu (1/8) malam hingga Minggu (2/8) dini hari.

Operasi ini menyasar sejumlah titik rawan aksi tawuran, balap liar, dan gangguan ketertiban masyarakat di Kota Padang.

Sebanyak 21 personel Tim Khusus (Timsus) Charlie Polresta Padang dikerahkan dalam penindakan tersebut.

Operasi dipimpin langsung oleh Dantim Timsus Charlie, Ipda Ryan Fermana, didampingi Wadantim, Ipda Doni Murdani.

Petugas mengawali penyisiran di kawasan Jalan Pancasila, Kecamatan Padang Barat, dengan mengamankan empat sepeda motor.

Patroli kemudian berlanjut setelah personel mengikuti apel gabungan yang dipimpin Kabag Ops Polresta Padang, Kompol Afrides Roema, pada pukul 23.00 WIB.

Di kawasan Jembatan Siti Nurbaya dan kembali ke Jalan Pancasila, petugas menyita 11 sepeda motor lainnya.

Tim juga sempat menyisir kawasan Simpang Lamun Ombak, namun situasi di lokasi tersebut terpantau aman.

Tiga kendaraan tambahan akhirnya disita saat petugas menggelar pemeriksaan di Simpang SPBU Sawahan pada pukul 02.30 WIB.

Seluruh sepeda motor yang terjaring kini diamankan di Mapolresta Padang untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Kapolresta Padang, Kombes Pol Apri Wibowo, menegaskan pihaknya akan terus mengintensifkan patroli KRYD sebagai langkah preventif menjaga keamanan kota.

“Kami akan terus meningkatkan patroli di titik-titik rawan sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat,” ujar Apri melalui keterangan tertulis.

Ia memastikan penindakan terhadap knalpot brong, balap liar, dan tawuran akan dilakukan secara tegas demi kenyamanan publik.

Apri juga mengimbau para orang tua untuk memperketat pengawasan terhadap anak agar tidak berada di luar rumah hingga larut malam.

Menurutnya, sinergi antara masyarakat dan kepolisian menjadi kunci utama dalam menjaga situasi keamanan Kota Padang tetap kondusif.