Ecozone

Investor Asing Borong Saham BBCA, BRPT, dan INCO Sepekan Terakhir

21
×

Investor Asing Borong Saham BBCA, BRPT, dan INCO Sepekan Terakhir

Sebarkan artikel ini
482343db565cbfe77d6f476c41b87ac1.jpg
482343db565cbfe77d6f476c41b87ac1.jpg

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan penguatan mingguan sebesar 3,13% yang didorong oleh masuknya dana asing atau net foreign buy sebesar Rp 92,55 miliar di pasar negosiasi dan tunai pada periode perdagangan Senin (6/7/2026).

Dilansir dari Bursa Efek Indonesia (BEI), kinerja positif ini menjadi angin segar bagi pelaku pasar setelah serangkaian aksi jual yang terjadi dalam beberapa pekan sebelumnya.

Data menunjukkan bahwa secara keseluruhan pasar, investor asing masih mencatatkan nilai jual bersih atau net foreign sell sebesar Rp 1,29 triliun, dengan porsi Rp 1,38 triliun di pasar reguler.

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi saham yang paling diburu asing dengan total net foreign buy mencapai Rp 1 triliun.

Selain BBCA, investor asing juga mengakumulasi saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) sebesar Rp 55,7 miliar, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) sebesar Rp 68,3 miliar, dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) sebesar Rp 48,6 miliar.

Di sisi lain, tekanan jual asing masih membayangi saham PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) yang mencatatkan net foreign sell sebesar Rp 754,1 miliar.

Aksi lepas saham oleh asing juga menyasar PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) dengan nilai Rp 475,5 miliar, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 120,2 miliar, dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp 112,3 miliar.

Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad, mengonfirmasi bahwa IHSG ditutup menguat 0,83% ke level 5.924.

Kapitalisasi pasar BEI turut mengalami kenaikan sebesar 0,51% menjadi Rp 10.340 triliun dari nilai sebelumnya Rp 10.287 triliun.

Rata-rata frekuensi transaksi harian melonjak 29,69% menjadi 1,87 juta kali transaksi dibandingkan pekan sebelumnya yang sebanyak 1,44 juta kali.

Volume transaksi harian tercatat bertambah 16,83% menjadi 20,49 miliar lembar saham dibandingkan periode sebelumnya sebesar 17,54 miliar lembar saham.

“Namun rata-rata nilai transaksi harian bursa turun 8,88% menjadi Rp 10,27 triliun dari Rp 11,27 triliun pada pekan sebelumnya,” kata Kautsar.

Daftar 10 saham yang diburu asing meliputi PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Vale Indonesia Tbk (INCO), PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), PT Timah Tbk (TINS), dan PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI).

Sementara itu, daftar 10 saham yang dijual asing mencakup PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), PT Astra International Tbk (ASII), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS), PT Indosat Tbk (ISAT), PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), dan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT).