Jakarta, Fenesia.com – Gelombang dukungan masyarakat terhadap institusi Polri mengalir deras melalui kiriman karangan bunga yang memadati halaman depan Gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya pada Kamis (9/7).
Fenomena ini muncul sebagai respons publik di tengah intensitas penyidikan kasus-kasus korupsi kakap yang sedang ditangani oleh aparat penegak hukum.
Pesan-pesan dalam karangan bunga tersebut secara eksplisit menunjukkan keberpihakan warga terhadap langkah Polri dalam pemberantasan rasuah.
Terdapat tiga papan bunga yang terpampang nyata dengan narasi dukungan yang cukup vokal.
Salah satu karangan bunga bertuliskan “Bravo Polri Rakyat Bersama Polri”.
Papan lainnya memuat pesan bernada dorongan moral yaitu “Jangan Mundur Rakyat Bersama Polri”.
Bahkan, terdapat ungkapan dukungan yang membawa nama kepala negara, yakni “Presiden Prabowo Bersama Polri”.
Aksi dukungan ini bertepatan dengan langkah progresif kepolisian dalam membongkar dugaan korupsi berskala besar.
Sebelumnya, Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri bersama Ditreskrimsus Polda Metro Jaya telah melakukan penggeledahan di 12 titik lokasi strategis.
Operasi penggeledahan yang mencakup wilayah Jakarta hingga Bogor tersebut berlangsung pada Rabu (8/7).
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengungkapkan bahwa tindakan tersebut merupakan bagian dari upaya pengusutan serius terhadap sejumlah perkara korupsi yang menjadi sorotan publik.
“Ini kaitan tentang dugaan korupsi blackout batu bara PLN, Asabri, dan Krakatau Steel,” ujar Budi kepada wartawan.
Penyidikan ini dilakukan secara kolaboratif melalui skema joint investigation antara jajaran Polda Metro Jaya dan Kortastipidkor Polri.







