FeedSport

Inggris Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026, Alarm Bahaya Berbunyi

20
×

Inggris Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026, Alarm Bahaya Berbunyi

Sebarkan artikel ini
47936ef5068ab7dc151d15141444eef3.jpg
47936ef5068ab7dc151d15141444eef3.jpg

Atlanta – Tim nasional Inggris memastikan langkah mereka ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menundukkan perlawanan sengit RD Kongo dengan skor 2-1 di Stadion Atlanta, Rabu, 1 Juli 2026.

Kemenangan dramatis ini sekaligus menyingkap ketergantungan akut skuad asuhan Thomas Tuchel terhadap sosok kapten mereka, Harry Kane.

Inggris sempat tersentak di awal laga ketika Brian Cipenga membobol gawang tim Tiga Singa saat pertandingan baru berjalan tujuh menit.

Ketertinggalan tersebut memaksa Inggris untuk bekerja ekstra keras guna membongkar pertahanan rapat RD Kongo yang tampil disiplin sepanjang babak pertama.

Dominasi penguasaan bola yang diperagakan Inggris nyaris tidak membuahkan hasil hingga memasuki pertengahan babak kedua karena buruknya penyelesaian akhir.

Harry Kane akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-75 melalui sundulan terarah yang tidak mampu dijangkau oleh penjaga gawang lawan.

Tidak puas dengan satu gol, Kane kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-86 melalui penyelesaian dingin di dalam kotak penalti.

Brace tersebut menjadi penyelamat bagi Inggris dan mengantarkan mereka melaju ke babak berikutnya untuk menantang tuan rumah, Meksiko.

Thomas Tuchel mengakui bahwa kemenangan ini menyoroti pekerjaan rumah yang cukup berat terkait efektivitas lini depan timnya.

Statistik menunjukkan bahwa Inggris melepaskan total 16 percobaan sepanjang pertandingan, namun hanya dua yang berhasil menjadi gol.

Seluruh gol tersebut lahir dari kaki dan kepala Harry Kane, sementara sebelas tembakan lainnya dari pemain Inggris gagal membuahkan hasil.

Ketergantungan ini bukan fenomena baru bagi Inggris dalam gelaran Piala Dunia 2026.

Hingga saat ini, Harry Kane telah mengumpulkan lima gol dan menjadi tumpuan utama di sektor serang.

Kontribusi pemain lain di lini depan dinilai masih sangat terbatas dibandingkan beban yang dipikul oleh sang kapten.

Jude Bellingham tercatat baru mengoleksi dua gol, sementara Marcus Rashford hanya mampu menyumbang satu gol sejauh ini.

Kondisi ketimpangan produktivitas gol tersebut menuntut perhatian serius dari jajaran pelatih sebelum menghadapi Meksiko.

Jika ingin terus melaju hingga babak final, Inggris membutuhkan variasi serangan dan tanggung jawab lebih dari pemain lain di luar sosok Kane.

Thomas Tuchel kini memiliki waktu terbatas untuk meramu taktik agar serangan Inggris tidak mudah dibaca oleh lawan.

Konsistensi performa Meksiko sebagai tuan rumah yang tampil impresif tentu akan menjadi ujian sesungguhnya bagi kedalaman skuad Inggris.

Kemenangan atas RD Kongo memang krusial, namun efisiensi di depan gawang menjadi catatan yang tidak bisa diabaikan.

Keberhasilan melaju ke 16 besar harus menjadi momentum bagi pemain lain untuk mulai unjuk gigi dan berbagi beban dengan sang kapten.

Tanpa adanya distribusi gol yang merata, langkah Inggris diprediksi akan semakin sulit saat berhadapan dengan tim-tim yang memiliki pertahanan lebih solid.

6e18784ac0d38a4df3961d7350797c12.jpg
FeedSport

Ringkasan Berita: Inggris lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026 setelah meraih kemenangan comeback 2-1 atas RD Kongo Harry Kane menjadi pahlawan kemenangan dengan mencetak dua gol di babak kedua Harry Kane dan timnas Inggris akan menantang Meksiko pada perebutan tiket perempat final TRIBUNNEWS.C0M – Giliran Harry Kane menjadi pahlawan kelolosan Inggris ke babak 16 Besar Piala Dunia 2026. Ketangguhan Tim Tiga Singa akan diuji Meksiko pada perebutan…