Showbiz

Larissa Chou Ungkap Teror Akun Palsu di Tengah Proses Perceraiannya

16
×

Larissa Chou Ungkap Teror Akun Palsu di Tengah Proses Perceraiannya

Sebarkan artikel ini
larissa-chou-bongkar-dugaan-teror-akun-palsu-di-tengah-proses-cerai-dengan-ikram-rosadi
larissa chou bongkar dugaan teror akun palsu di tengah proses cerai dengan ikram rosadi

Jakarta – Selebgram Larissa Chou mengungkapkan pengakuan mengejutkan di tengah proses perceraiannya dengan Ikram Rosadi yang saat ini sedang bergulir di Pengadilan Agama Ngamprah, Bandung. Ia mengaku menjadi target fitnah serta ujaran kebencian secara masif di media sosial yang diduga dilakukan oleh satu orang menggunakan banyak akun palsu.

Pengakuan tersebut dibagikan Larissa melalui akun Threads pribadinya pada Sabtu (27/6/2026). Menurut mantan istri Alvin Faiz ini, pelaku secara sengaja menciptakan berbagai akun media sosial fiktif untuk membangun opini negatif terhadap dirinya.

Larissa menyatakan bahwa sepanjang hidupnya, ini merupakan pengalaman pertama ia bertemu dengan seseorang yang memiliki niat begitu kuat untuk menyebarkan kebencian.

“Seumur hidup baru ketemu satu orang jahat yang parah banget dan memang sakit jiwa, sampai bikin akun banyak buat bikin utasan dan hate comments soal aku,” tulisnya.

Wanita tersebut menambahkan, orang di balik akun-akun palsu itu berupaya memanipulasi pandangan publik dengan menyebarkan berbagai fitnah. Tindakan itu diduga dilakukan karena pelaku tidak menyukainya dan memiliki ambisi untuk merusak citra baik Larissa agar publik memiliki persepsi buruk.

“Satu orang doang tetapi jahatnya kayak ribuan haters,” tegasnya.

Meski sempat merasa resah akibat serangan tersebut, Larissa kini memilih untuk mengabaikan gangguan tersebut dan lebih fokus menata kehidupannya. Ia justru mengaku merasa jijik sekaligus menaruh rasa iba kepada sosok yang rela menghabiskan banyak waktu hanya untuk menjatuhkan orang lain.

“Jadinya malah sejijik dan kasian itu sama orang jahat itu, karena bisa meluangkan waktu seniat untuk jahat ke orang dan itu perempuan,” ujarnya.

Larissa berpendapat bahwa kesadaran akan nilai diri sendiri serta ketenangan emosional yang tinggi menjadi kunci agar seseorang tidak mudah terpengaruh oleh opini negatif di dunia maya. Baginya, mengenali nilai diri adalah cara utama untuk tetap merasa aman dari gempuran kebencian.