News

Kemenkes Tanggung Biaya Rekonstruksi Wajah Korban Penyekapan di Bandung

19
×

Kemenkes Tanggung Biaya Rekonstruksi Wajah Korban Penyekapan di Bandung

Sebarkan artikel ini
87c36932b71b4d3fb9cf22e272d6b746.jpg
87c36932b71b4d3fb9cf22e272d6b746.jpg

Jakarta – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) berkomitmen menanggung seluruh biaya perawatan medis hingga proses rekonstruksi wajah bagi YTR (29), seorang perempuan yang menjadi korban penganiayaan dan penyekapan di Cileunyi, Kabupaten Bandung. Saat ini, korban sedang menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa penanganan terhadap korban akan dilakukan secara komprehensif. Fokus utama tim medis di RSHS Bandung adalah melakukan pemulihan fisik, termasuk tindakan operasi rekonstruksi wajah guna memperbaiki kerusakan berat yang dialami korban.

Budi menjelaskan bahwa penanganan korban melibatkan sinergi lintas instansi pemerintah. Selain aspek medis yang ditangani oleh Kemenkes, kebutuhan ekonomi korban akan dipenuhi oleh pemerintah daerah, sementara pendampingan sosial dilakukan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA).

Menurut Budi, ketiga institusi tersebut telah melakukan koordinasi intensif untuk memastikan pemulihan korban berjalan maksimal. Ia menyatakan rasa prihatin mendalam atas peristiwa kekerasan yang menimpa YTR dan berharap kejadian serupa tidak terulang kembali di masa depan.

Secara pribadi, Budi mengaku sedih melihat kondisi korban. Ia memastikan pihaknya berkomitmen memberikan perawatan terbaik kepada YTR selama berada di bawah pengawasan RS Hasan Sadikin.

Di sisi lain, pihak kepolisian melalui Polda Jawa Barat masih terus memburu pelaku berinisial Taufik Hidayat (30). Pria tersebut diduga kuat sebagai pelaku utama yang melakukan penyekapan dan penganiayaan terhadap korban di sebuah rumah kos di wilayah Cileunyi, Kabupaten Bandung.

Berdasarkan data kepolisian, korban diduga telah disekap selama tiga tahun oleh pelaku yang bukan merupakan suaminya. Polisi telah merilis identitas serta foto terduga pelaku ke publik. Masyarakat yang mengetahui keberadaan Taufik Hidayat diimbau segera melapor melalui layanan hotline Polri di nomor 110.

Kondisi YTR saat ditemukan oleh petugas sangat memprihatinkan. Korban mengalami cedera berat di sekujur tubuh, termasuk kerusakan serius pada bagian wajah yang memerlukan penanganan bedah rekonstruksi.

Selain gangguan penglihatan, korban juga mengalami luka parah di bagian bibir yang mengganggu kemampuan bicaranya. Sebagian hidung korban diketahui mengalami kerusakan akibat kekerasan yang dialaminya.

Tidak hanya luka di wajah, tubuh korban juga dipenuhi bekas kekerasan fisik lainnya. Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya bekas sundutan rokok, luka sayatan di bagian kaki, serta luka tusuk di kepala yang bahkan telah mengeluarkan nanah.

Terkait jaminan biaya pengobatan, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sebelumnya telah menjenguk korban di RSHS Bandung pada Senin (22/6). Pemerintah daerah memastikan bahwa seluruh beban biaya pengobatan selama masa perawatan akan sepenuhnya ditanggung pemerintah.