Ecozone

MSCI Turunkan Penilaian Indonesia, Soroti Transparansi Arus Informasi Pasar

21
×

MSCI Turunkan Penilaian Indonesia, Soroti Transparansi Arus Informasi Pasar

Sebarkan artikel ini
1126b612f3ea8378b32d4e150ed94d65.jpg
1126b612f3ea8378b32d4e150ed94d65.jpg

Jakarta – MSCI telah menurunkan peringkat kriteria arus informasi atau information flow Indonesia ke level negatif dalam tinjauan aksesibilitas pasar global untuk tahun 2026. Keputusan ini diambil di tengah meningkatnya kekhawatiran global mengenai transparansi struktur kepemilikan saham serta adanya indikasi perdagangan terkoordinasi di pasar modal Indonesia.

Dalam laporan resminya, MSCI menegaskan bahwa penurunan penilaian tersebut dipicu oleh persoalan keterbukaan data kepemilikan yang masih dinilai belum memadai. Selain itu, aktivitas pasar yang terbatas dinilai menghambat proses pembentukan harga yang akurat, sehingga menyulitkan investor global dalam melakukan penilaian terhadap free float perusahaan yang tercatat di bursa.

MSCI secara spesifik menyoroti risiko utama yang membayangi pasar Indonesia, yakni terbatasnya transparansi kepemilikan saham dan tanda-tanda perdagangan terkoordinasi. Selain masalah transparansi, keterbatasan pada pasar valuta asing juga menjadi hambatan signifikan bagi para pelaku pasar internasional.

Laporan tersebut mencatat bahwa absennya pasar mata uang offshore yang efisien, ditambah dengan masih adanya pembatasan di pasar mata uang onshore, menjadi kendala bagi investor. MSCI menilai bahwa tingkat liberalisasi devisa di Indonesia saat ini masih berada dalam taraf yang terbatas.

Tekanan terhadap pasar modal Indonesia sebenarnya telah terjadi sejak Januari 2026. Pada periode tersebut, MSCI pertama kali melayangkan peringatan mengenai isu transparansi dan memberikan sinyal potensi penurunan status pasar Indonesia dari emerging market menjadi frontier market. Peringatan tersebut memicu kekhawatiran di kalangan pelaku pasar mengenai potensi arus keluar dana investasi asing yang mencapai US$ 13 miliar.

Kondisi pasar saham Indonesia sepanjang tahun 2026 mencatatkan kinerja yang cukup berat. Indeks acuan saham di Jakarta dilaporkan telah terkoreksi lebih dari 27 persen, menjadikannya pasar dengan kinerja terburuk di dunia. Investor asing tercatat telah melakukan aksi jual saham Indonesia dengan nilai mencapai sekitar US$ 3,76 miliar sejak awal tahun.

Menanggapi berbagai peringatan dan tekanan pasar yang terjadi, otoritas bursa telah berupaya melakukan langkah reformasi. Salah satu kebijakan yang ditempuh adalah peningkatan kewajiban minimum free float menjadi 15 persen bagi perusahaan tercatat. Di tengah upaya reformasi tersebut, terjadi dinamika internal berupa pengunduran diri pimpinan bursa serta jajaran regulator dalam satu hari yang sama.

Pada April, MSCI memutuskan untuk memperpanjang masa tinjauan terhadap pasar Indonesia. Selanjutnya, pada Mei, MSCI mengeluarkan enam perusahaan dari indeksnya, yang sebagian besar merupakan entitas terkait kelompok konglomerat. Langkah ini dinilai memberikan tekanan tambahan terhadap pasar saham domestik.

Sementara itu, dalam laporan yang sama, MSCI juga memberikan catatan terhadap Korea Selatan. Negara tersebut dinilai telah melanjutkan reformasi yang diperkenalkan dalam beberapa tahun terakhir, namun masih terdapat persoalan mendasar terkait aksesibilitas pasar yang hingga kini belum terselesaikan sepenuhnya.

465cbbf2ad8b3280036a417fa7aae692.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Harga emas batangan bersertifikat Antam keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun pada Jumat (19/6/2026). Mengutip situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram emas Antam berada di Rp 2.673.000 per gram. Harga emas Antam turun sebesar Rp 30.000 per gram jika dibandingkan dengan harga pada Kamis (18/6/2026) yang berada di level Rp 2.703.000 per gram. Baca Juga: Daftar Harga Emas Antam Hari Ini (12/6): Naik Rp…

7aa57aaa6c45db8706865aeb132f0d77.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Di tengah pasar yang masih rawan volatilitas dan ketidakpastian, saham-saham Danantara tercatat menjadi salah satu penopang kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), meski secara year to date (ytd) masih berada di zona koreksi. Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), IDX BUMN20 yang berisi 20 saham Danantara melemah 15,02% ytd sejak awal tahun hingga Kamis (18/6) ke level 323,819. Namun, penurunan ini masih lebih baik…

1245e2ac38b926bf8bf1ce396121cba9.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – Jakarta. Investor yang ingin memperoleh dividen tunai masih memiliki kesempatan membeli sejumlah saham yang cum date di pasar reguler dan negosiasi pada Jumat, 19 Juni 2026. Berdasarkan jadwal di Bursa Efek Indonesia (BEI), terdapat delapan emiten yang memasuki cum date hari ini. Agar berhak menerima dividen, investor harus memiliki saham tersebut paling lambat pada tanggal cum dividen. Selanjutnya, saham akan memasuki ex date…

2b65fd4515728b7747568875c45c8950.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – Jakarta. Kesempatan terakhir untuk mendapatkan dividen senilai Rp37.100 dari setiap lot saham PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI). Hari ini, Jumat 19 Juni 2026 adalah cum dividen date emiten saham produsen bir merek Bintang tersebut. Cum dividen date adalah periode akhir suatu saham mengandung hak pembayaran dividen. Investor yang ingin mendapatkan dividen, harus membeli saham tersebut paling lambat saat cum dividen dan…

9953fa21981b5c764b4bcf02a1d5d9a1.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Harga emas turun pada perdagangan Kamis (18/6/2026), tertekan sinyal kebijakan yang hawkish dari Bank Sentral Amerika Serikat (AS) atau Federal Reserve (The Fed) dan penguatan dolar AS. Di saat yang sama, kesepakatan gencatan senjata AS-Iran yang meredakan kekhawatiran inflasi dan menekan pasar minyak turut memberi batas penurunan harga. Harga emas spot tercatat turun 0,8% menjadi US$ 4.225,39 per ons pada pukul 13.30…

0d44ff5c777acf31f3f0df876cc9f743.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan koreksi pada hari kedua menjelang pengumuman rebalancing MSCI terhadap pasar saham Indonesia. Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI Business, IHSG terkoreksi 0,77% atau terpangkas 48,4 poin ke level 6.172,34 pada penutupan perdagangan, Kamis (18/6/2026). Sepanjang perdagangan pada Kamis IHSG bergerak di zona merah dengan level terendah 6.073,72 dan level tertinggi…