FENESIA – Mantan Kader Partai Demokrat, Darmizal mengatakan bahwa Kongres Luar Biasa ( KLB) Partai Demokrat akan dilaksanakkan pada hari ini, Jumat 5 MAret 2021. Ia mengklaim, sebagian besar Ketua DPD dan Ketua DPC telah menyampaikan kesediaannya untuk hadir dalam KLB.

“Pendiri Partai, Ketua DPD dan DPC, Pimpinan Organisasi Sayap, seperti AMD, KMD, BMD dan GMD beserta pengurus di seluruh Tanah air, sudah konfirmasi datang (ke KLB),” kata Darmizal dalam keterangannya, Kamis (4/3/2021) malam, seperti yang dikutip dari Kompas.com.

Menurutnya, KLB digelar atas semangat dan harapan agar Demokrat dipimpin Ketua Umum yang kompeten, terbuka, egaliter dan tidak semena-mena.

Darmizal menyinggung langkah DPP Demokrat pimpinan Ketum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang menurutnya sudah sangat terlambat dalam melakukan upaya pendekatan kepada DPD dan DPC. Dia menganggap, tindakan tersebut terbilang sebagai upaya yang sia-sia.

“KLB sudah di depan pintu. Nasi sudah jadi bubur. Mereka tidak perlu menyesalinya,” terangnya.

Darmizal juga kembali mengungkit tindakan AHY yang dinilainya sembarangan saat menuduh adanya kudeta di tubuh partai Demokrat.

Darmizal menganggap AHY tak mampu melakukan introspeksi diri atas kebijakannya yang merugikan banyak kader di daerah.

“Iuran wajib tiap bulan ke DPP dan setoran mahar pilkada tanpa feedback ke daerah kembali adalah sesuatu yang dzalim,” ucapnya.

Menurut mantan politikus Partai Demokrat tersebut, KLB adalah jalan dan kesempatan terbaik bagi semua kader Demokrat untuk menyelamatkan partai.

Ia mengklaim, ini merupakan warisan terbaik yang bisa dilakukan untuk kembali membesarkan Partai Demokrat. Sebelumnya, Darmizal mengatakan bahwa ia bersama sejumlah pendiri dan kader senior Demokrat sedang menyiapkan rencana KLB Partai Demokrat.

Sebelumnya, Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra mengatakan, para mantan kader Demokrat tidak perlu memaksakan diri mengadakan kongres luar biasa ( KLB).

“Jangan memaksakan diri membuat KLB bodong. Sudah mantan kader, masih saja mau ikut-ikutan mengurus Partai Demokrat. Lebih baik waktunya dipakai buat bantu rakyat saja yang sedang kesulitan karena pandemi dan bencana,” kata Herzaky dalam siaran pers, pada Rabu (3/3).

Ia mengatakan, para mantan kader sudah tidak berhak membawa-bawa dan mengatasnamakan diri sebagai Partai Demokrat. Herzaky pun menekankan, partainya solid dan para pemilik suara telah berkomitmen mendukung kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

83175 mtwzykyk00gmmtal3n5kvxmf79fnutdz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *