Ecozone

IHSG Terkoreksi 0,27% ke 5.886, Berikut Daftar Saham Net Sell Asing

14
×

IHSG Terkoreksi 0,27% ke 5.886, Berikut Daftar Saham Net Sell Asing

Sebarkan artikel ini
0d44ff5c777acf31f3f0df876cc9f743.jpg
0d44ff5c777acf31f3f0df876cc9f743.jpg

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri tren penguatan yang telah berlangsung selama dua hari berturut-turut. Pada penutupan perdagangan hari Kamis (11/6/2026), indeks acuan saham nasional ini tercatat melemah 0,27 persen ke level 5.886,03.

Data Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dihimpun melalui RTI menunjukkan bahwa pergerakan IHSG sepanjang hari cukup fluktuatif. Indeks sempat bergerak menyentuh level terendah di posisi 5.784, sementara level tertinggi yang sempat dicapai berada di angka 6.010.

Aktivitas perdagangan di bursa domestik terpantau cukup ramai dengan total volume saham yang berpindah tangan mencapai 33,64 miliar lembar. Adapun total nilai transaksi harian yang dibukukan mencapai Rp 22,27 triliun.

Dinamika pasar hari ini didominasi oleh tekanan jual yang cukup luas. Sebanyak 419 saham tercatat mengalami pelemahan harga, sementara 265 saham berhasil menguat. Selain itu, terdapat 131 saham yang stagnan atau tidak mengalami perubahan harga dibandingkan penutupan hari sebelumnya.

Sentimen negatif di pasar modal juga dipengaruhi oleh aksi jual yang dilakukan oleh investor asing. Berdasarkan data perdagangan, investor asing masih mencatatkan nilai jual bersih atau net sell sebesar Rp 252,65 miliar di seluruh pasar.

Tekanan jual dari investor asing terlihat menyasar sejumlah saham berkapitalisasi besar. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) memimpin daftar saham dengan nilai net sell terbesar, yakni mencapai Rp 203,7 miliar.

Selanjutnya, saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) berada di posisi kedua dengan nilai jual bersih asing sebesar Rp 166,98 miliar. Menyusul di posisi ketiga, saham PT Astra International Tbk (ASII) mencatatkan net sell sebesar Rp 145,01 miliar.

Daftar saham yang banyak dilepas oleh investor asing pada perdagangan hari Kamis juga mencakup PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) dengan nilai Rp 69,71 miliar dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) sebesar Rp 63,02 miliar.

Selain itu, saham sektor pertambangan turut mendominasi daftar net sell asing. PT Timah Tbk (TINS) mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp 44,96 miliar, diikuti oleh PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) sebesar Rp 30,63 miliar.

Saham PT Bukit Asam Tbk (PTBA) juga mencatatkan net sell sebesar Rp 24,17 miliar. Sementara itu, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) melengkapi daftar sepuluh besar saham dengan nilai jual bersih masing-masing sebesar Rp 23,78 miliar dan Rp 23,59 miliar.

Koreksi pada penutupan sesi perdagangan hari ini menunjukkan adanya aksi ambil untung oleh pelaku pasar setelah IHSG sempat menguat dalam dua hari sebelumnya. Investor kini menantikan arah kebijakan pasar selanjutnya di tengah fluktuasi volume transaksi yang tetap tinggi.

a34b98abe7243637feea10f3839ed0a4.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri tren penguatan dua hari berturut-turut dengan ditutup melemah pada perdagangan Kamis (11/6/2026). Tekanan jual yang masih terjadi di pasar membuat indeks terkoreksi meski aktivitas transaksi tetap ramai. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dihimpun melalui RTI, IHSG ditutup turun 0,27% atau 15,86 poin ke level 5.886,03. Sepanjang sesi perdagangan, indeks bergerak…

02bfc86f0ec12b5c627afc00eccf41ab.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pertumbuhan investor aset kripto di Indonesia terus melaju seiring meningkatnya adopsi aset digital di masyarakat. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jumlah investor kripto nasional mencapai 21,7 juta pengguna per April 2026, meningkat lebih dari 50% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang berada di level 14,16 juta investor. Lonjakan jumlah pengguna tersebut menjadi peluang sekaligus tantangan bagi…

602acdb592732a9c9f21500ea214cd88.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – NEW YORK. Wall Street kembali menguat pada perdagangan Kamis (11/6/2026), ditopang oleh rebound saham-saham semikonduktor setelah tekanan jual besar sehari sebelumnya. Namun, optimisme investor masih dibayangi meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang berpotensi mengganggu pasokan energi global. Pada perdagangan pukul 09:56 waktu setempat, indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,90% ke level 50.371,57. Indeks S&P…

cb4125514bf87228d7b74b53ad7787b3.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) menyatakan telah menggelar penawaran umum terbatas kepada pemegang saham perusahaan dalam rangka Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) IV atau rights issue untuk membeli sebanyak 13.282.271.875 saham baru Seri B dengan nilai nominal Rp 100 per saham. Angka ini mewakili 33,33% dari jumlah saham ENRG yang telah ditempatkan dan disetor penuh setelah PMHMETD IV…

63b902db542e48ea42dbc0d94a89f872.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) mempertimbangkan sejumlah strategi untuk membayar surat utang jatuh tempo di era suku bunga tinggi dan pelemahan rupiah. Asal tahu saja, suku bunga Bank Indonesia dikerek lagi 25 basis poin (bps) menjadi 5,5% pada awal pekan ini. Sementara, rupiah di pasar spot ditutup di Rp 17.989 per dolar Amerika Serikat (AS) pada Kamis (11/6/2025), melemah 0,25% dari penutupan hari sebelumnya. Melansir…

9a6509e524e447102db5bddc9b0f53ea.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Penguatan indeks dolar Amerika Serikat (AS) atau DXY membuat investor mulai melirik instrumen investasi berbasis dolar AS, termasuk reksadana dolar AS. Asal tahu saja, saat ini indeks dolar AS berada di level 100,0 atau menguat 1,75% ytd. Dilihat pula dari catatan Indovesta Utama per 8 Juni 2026, sejumlah reksadana berbasis USD menghasilkan kinerja yang positif di tahun ini. Produk reksadana Panin Global Sharia Equity…