Showbiz

Jelita Bahar Kini Sibuk Jualan Risol Demi Mengisi Waktu Luang

16
×

Jelita Bahar Kini Sibuk Jualan Risol Demi Mengisi Waktu Luang

Sebarkan artikel ini
cerita-jelita-bahar-jualan-risol,-jadi-ladang-cuan-baru!
cerita jelita bahar jualan risol, jadi ladang cuan baru!

Jakarta – Penyanyi dangdut Jelita Bahar kini tengah fokus merambah dunia bisnis kuliner. Putri dari pedangdut senior Annisa Bahar ini sedang disibukkan dengan kegiatan berjualan risol, sebuah usaha yang awalnya hanya dimulai sebagai pengisi waktu luang.

Meskipun menyandang status sebagai publik figur, Jelita tidak merasa canggung untuk terjun langsung mengelola bisnisnya. Ia menikmati setiap tahapan operasional, mulai dari proses penyiapan bahan hingga melayani konsumen secara langsung.

Terkait hasil dari usaha yang dirintisnya, Jelita memilih untuk tidak membeberkan nominal angka secara mendetail. Namun, ia memastikan bahwa bisnis risolnya memberikan keuntungan yang positif.

“Sebenarnya kalau dagangan itu pasti ada untungnya. Tapi pintar-pintar kita saja mengelolanya,” ujar Jelita Bahar saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

Ia pun mengakui bahwa keuntungan yang diraihnya mungkin tidak dalam jumlah yang fantastis.

“Kalau untungnya besar sih enggak mungkin besar banget lah ya. Pasti ada untungnya walaupun kecil,” tambahnya.

Jelita menuturkan bahwa inisiatif berjualan risol muncul saat ia mencari kegiatan produktif selama bulan Ramadhan. Ia merasa perlu melakukan aktivitas bermanfaat untuk mengalihkan perhatian dari rasa lapar saat berpuasa.

“Kenapa aku jualan risol? Karena salah satunya mencari kegiatan juga. Karena bulan puasa waktu itu kita bingung mau ngapain,” jelas Jelita.

Menurutnya, dengan menyibukkan diri, ia tidak lagi terlalu memikirkan rasa lapar saat berpuasa.

“Daripada kalau di rumah doang kan kita ngerasa, ‘Oh, masih lapar,’ gitu kan. Kalau dibikin aktivitas kan nggak. Jadi buka puasa pun ya lapang,” imbuhnya.

Keputusan Jelita untuk berbisnis kuliner pun mendapat respons positif dari masyarakat. Tak jarang, pelanggan yang datang mengenali sosoknya sebagai penyanyi dangdut dan meminta untuk berfoto bersama di saat ia tengah sibuk menggoreng risol.

Pengalaman tersebut diakui Jelita sebagai tantangan tersendiri dalam menjaga fokus saat memasak.

“Cuma ya kadang ada yang pas aku lagi goreng minta foto. Aduh, aku jadi nggak fokus gorengnya,” ungkapnya.

Jelita menegaskan bahwa teknik menggoreng risol memerlukan ketelitian tinggi. Jika tidak diperhatikan dengan seksama, kualitas risol bisa menurun.

“Sedangkan kalau risol itu kan digorengnya harus benar. Kalau nggak, nanti bisa jadi lembek atau kulitnya pecah,” pungkasnya.

Terlepas dari tantangan teknis tersebut, Jelita mengaku sangat senang dengan antusiasme yang diberikan pelanggan. Baginya, dukungan masyarakat terhadap usaha yang sedang ia rintis menjadi pengalaman yang sangat berkesan.