Showbiz

Sarwendah Minta Maaf Usai Ramai Sorotan Terkait Polemik Nafkah Rp200 Juta

28
×

Sarwendah Minta Maaf Usai Ramai Sorotan Terkait Polemik Nafkah Rp200 Juta

Sebarkan artikel ini
beda-ekspresi-sarwendah-saat-minta-maaf-dan-julid-soal-uang-nafkah-rp200-juta
beda ekspresi sarwendah saat minta maaf dan julid soal uang nafkah rp200 juta

Jakarta – Sarwendah akhirnya menyampaikan permohonan maaf kepada publik setelah potongan video dirinya menjadi perbincangan hangat di media sosial. Sorotan tajam tertuju pada mantan personel Cherrybelle tersebut di tengah polemik nafkah sebesar Rp200 juta.

Publik menyoroti perbedaan ekspresi wajah Sarwendah dalam dua momen yang berbeda. Penampilan ibu tiga anak itu saat menyampaikan permintaan maaf tampak kontras dibandingkan saat ia diduga menyindir mantan suaminya, Ruben Onsu.

Dalam video permintaan maaf, Sarwendah tampil sederhana mengenakan kemeja putih dan celana panjang hitam. Ia terlihat berbicara dengan nada pelan dan ekspresi wajah yang dinilai lebih lesu.

Sebaliknya, saat siaran langsung yang sempat viral, Sarwendah tampak lebih emosional ketika menanggapi isu nafkah anak pasca perceraian. Momen tersebut memicu perhatian publik karena dianggap sebagai sindiran terbuka terhadap Ruben Onsu.

Menanggapi kegaduhan yang terjadi, Sarwendah memberikan klarifikasi. Ia mengakui bahwa video yang beredar telah menimbulkan kegaduhan dan menyadari kata-katanya saat itu tidak mencerminkan sikap yang baik.

“Saya menyadari potongan video yang beredar tersebut sudah membuat kegaduhan di media sosial. Saya menyadari bahwa kata-kata saya tersebut tidak menunjukkan kebaikan maupun kerendahan hati,” kata Sarwendah.

Ia menegaskan bahwa persoalan pribadi seharusnya tidak menjadi konsumsi publik.

“Hal-hal yang seharusnya cukup diselesaikan di ruang lebih tenang kini turut menyita perhatian dan energi dari banyak pihak. Oleh karena itu, saya minta maaf dari lubuk hati saya kepada semuanya,” lanjutnya.

Di akhir video, Sarwendah memohon ruang dan waktu agar permasalahan pribadinya dapat diselesaikan dengan cara kekeluargaan.

“Saya mohon kepada semua untuk memberikan ruang dan waktu bagi saya menyelesaikan urusan pribadi saya ini dengan lebih baik secara kekeluargaan dan penuh kedewasaan,” pungkasnya.