Mugello – Nasib kontras menimpa skuad KTM pada gelaran Moto3 Italia 2026 di Sirkuit Mugello. Meski motor pabrikan Austria tersebut mendominasi podium, tim satelit Red Bull KTM Tech3 justru pulang dengan tangan hampa setelah gagal mengamankan satu pun poin.
Dominasi KTM terlihat jelas melalui suksesnya pembalap Red Bull KTM Ajo, Brian Uriarte dan Alvaro Carpe, yang mengamankan posisi satu dan dua. Podium ketiga pun dilengkapi oleh Hakim Danish dari tim AEON Credit MT Helmets MSI.
Namun, pencapaian gemilang tersebut tidak menular ke kubu Tech3. Bersama CODE Motorsport, mereka menjadi tim dengan performa terendah di antara jajaran tim pengguna motor KTM lainnya. Bahkan, kecepatan pembalap Tech3 tertinggal dari para pembalap Honda yang bernaung di Leopard Racing, GRYD MLav Racing, Honda Team Asia, hingga Rivacold Snipers Team.
Pembalap Tech3, Valentin Perrone, hanya mampu finis di posisi ke-18, sementara rekan setimnya, Rico Salmela, gagal menyelesaikan balapan akibat terjatuh. Hasil ini menjadi alarm bagi tim asal Prancis tersebut yang sebelumnya sempat mencicipi podium pada seri pembuka di Thailand.
Perrone mengakui bahwa dirinya menemui banyak kendala teknis, terutama saat melaju di lintasan lurus. Pembalap asal Argentina itu menyebut motornya kesulitan mengejar slipstream dari pembalap KTM lainnya. Selain masalah tenaga, ia juga mengalami kendala pada sistem perpindahan gigi yang memperumit usahanya untuk memperbaiki posisi.
Catatan minor ini membuat Perrone tercatat selalu finis di belakang pembalap Honda Team Asia, Veda Ega Pratama, dalam empat balapan terakhir secara beruntun.
Di sisi lain, Rico Salmela masih harus berjuang keras untuk memecahkan kebuntuan poinnya. Rookie asal Finlandia ini sudah melewati tiga seri tanpa raihan angka. Meski sempat tampil kompetitif dan menembus posisi 10 besar sebelum kecelakaan, Salmela mengakui bahwa konsistensi masih menjadi masalah utama yang harus segera dibenahi timnya.
Evaluasi Menyeluruh
Meskipun hasil di Italia mengecewakan, baik Perrone maupun Salmela optimistis akan potensi motor mereka. Pihak tim kini tengah melakukan analisis mendalam terhadap masalah teknis yang terjadi di Mugello guna menatap seri berikutnya dengan performa yang lebih kompetitif.







