BeritaPemerintahan

Menaker Yassierli Instruksikan Pegawai Kemnaker Terapkan Nilai Pancasila dalam Kebijakan Publik

16
×

Menaker Yassierli Instruksikan Pegawai Kemnaker Terapkan Nilai Pancasila dalam Kebijakan Publik

Sebarkan artikel ini
aqadjrjrg lw8fr
aqadjrjrg lw8fr

Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Plaza Kantor Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Jakarta, Senin (1/6/2026). Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, kegiatan ini menjadi refleksi untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan.

Dalam amanatnya, Menaker mengajak seluruh elemen bangsa, terutama generasi muda, menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup atau living ideology. Ia menegaskan bahwa nilai luhur Pancasila tidak boleh sekadar menjadi simbol atau pajangan di kantor maupun teks sejarah.

“Nilai-nilai luhur Pancasila tidak boleh hanya menjadi hiasan dinding kantor atau sekadar teks di buku sejarah, melainkan harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” tegas Yassierli.

Kepada jajaran pegawai Kemnaker, Yassierli menginstruksikan agar setiap tugas yang dijalankan senantiasa berlandaskan nilai-nilai Pancasila. Ia menaruh perhatian khusus pada pentingnya kebijakan publik yang berbasis keadilan sosial.

“Saya titipkan Pancasila di tangan kalian. Pastikan setiap kebijakan publik yang lahir berlandaskan keadilan sosial memenuhi rasa keadilan publik, menjamin hak-hak masyarakat terkecil, dan tidak membiarkan ada rakyat yang merasa ditinggalkan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Yassierli mengajak semua pihak untuk konsisten melawan intoleransi dan radikalisme yang mengancam harmonisasi bangsa. Menurutnya, peringatan ini bukan hanya seremonial tahunan, tetapi langkah nyata menjaga api semangat Pancasila tetap menyala di jiwa insan Indonesia.

Ia juga menjelaskan bahwa tema tahun ini merepresentasikan Pancasila sebagai bintang penuntun yang tangguh. Pancasila dinilai sebagai jangkar moral yang menjaga stabilitas bangsa di tengah tantangan global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik.

“Pancasila adalah bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya. Pancasila juga menjadi jangkar moral kita dalam menghadapi turbulensi global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik,” pungkasnya.