Jakarta – Anggota Komisi X DPR RI, Sabam Sinaga, mendorong penguatan sistem pendidikan nasional dengan memprioritaskan peningkatan harkat, martabat, serta perlindungan hukum bagi guru dan dosen. Ia menegaskan, tenaga pendidik merupakan pilar utama pembangunan sumber daya manusia yang membutuhkan regulasi yang jelas dari negara.
Sabam menilai, kehadiran negara sangat diperlukan untuk memberikan kepastian hukum bagi para pendidik di Indonesia.
“Guru dan dosen memiliki peran strategis dalam mencetak generasi masa depan bangsa. Karena itu, harkat dan martabat mereka harus terus ditingkatkan melalui norma dan aturan yang memberikan perlindungan yang jelas,” ujar Sabam dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (26/5/2026).
Legislator dari daerah pemilihan Sumatera Utara II ini menyarankan agar penyusunan kebijakan pendidikan dilakukan secara bertahap. Langkah ini dinilai strategis agar setiap regulasi yang dihasilkan mampu beradaptasi dengan tantangan dan kebutuhan sektor pendidikan yang terus berkembang.
Menurut Sabam, pendekatan bertahap menjadi kunci dalam membangun ekosistem pendidikan yang lebih kuat, sehat, dan berkelanjutan. Dengan cara ini, dukungan terhadap tenaga pendidik dapat diwujudkan secara maksimal.
Lebih jauh, ia berharap kebijakan pendidikan di masa mendatang tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur dan kurikulum semata. Kesejahteraan serta perlindungan hukum bagi guru dan dosen di seluruh pelosok Tanah Air harus ditempatkan sebagai prioritas utama.
Sabam meyakini, pemberian dukungan penuh kepada tenaga pendidik akan berdampak langsung terhadap peningkatan mutu pendidikan nasional.
“Ketika guru dan dosen mendapatkan dukungan penuh, maka kualitas pendidikan nasional juga akan semakin kuat,” tutup politisi Fraksi Partai Demokrat tersebut.







