Berita

Menaker Genjot Kompetensi Generasi Muda Lewat Program Magang Nasional

13
×

Menaker Genjot Kompetensi Generasi Muda Lewat Program Magang Nasional

Sebarkan artikel ini
Menaker Yassierli pada pelepasan 1.105 peserta Magang Nasional Batch II di Lingkungan Kemnaker, Kamis (21/5/2026). Foto : Istimewa
Menaker Yassierli pada pelepasan 1.105 peserta Magang Nasional Batch II di Lingkungan Kemnaker, Kamis (21/5/2026). Foto : Istimewa

Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus mengoptimalkan Program Magang Nasional sebagai langkah strategis untuk membekali generasi muda dengan pengalaman praktis dan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri.

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menyampaikan bahwa dunia kerja saat ini menuntut lebih dari sekadar penguasaan akademik. Menurutnya, pemahaman terhadap budaya kerja dan kemampuan beradaptasi menjadi krusial di tengah persaingan yang semakin ketat.

“Persaingan dunia kerja ke depan akan semakin penuh tantangan. Karena itu, Program Magang Nasional menjadi wadah untuk terus meningkatkan kemampuan dan kesiapan diri,” ujar Yassierli saat melepas 1.105 peserta Magang Nasional Batch II di lingkungan Kemnaker, Kamis (21/5/2026).

Yassierli menjelaskan, program ini dirancang agar peserta tidak hanya mendapatkan pengalaman kerja, tetapi juga memahami tata kelola, produktivitas, serta profesionalisme. Ia mendorong para peserta untuk aktif menggali potensi diri selama mengikuti masa pemagangan.

Selain pengalaman praktis, peserta juga dibekali dengan peningkatan kompetensi teknis maupun nonteknis, seperti kemampuan berkomunikasi dan kedisiplinan. Sebagai nilai tambah, Kemnaker memfasilitasi sertifikasi kompetensi dengan pilihan 15 hingga 30 workshop yang dapat disesuaikan dengan bidang masing-masing.

“Silakan dimanfaatkan sertifikasi kompetensi sebagai bonus di akhir program. Pilih yang paling relevan dengan bidang yang dikerjakan selama magang,” tambah Yassierli.

Ke depan, ia memastikan pihaknya akan terus mengevaluasi program tersebut agar tetap selaras dengan dinamika industri.

Senada dengan hal tersebut, Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah, menyebut bahwa pemagangan merupakan langkah strategis pemerintah dalam menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan siap kerja.

Darmawansyah menambahkan, fokus pada pengembangan kemampuan nonteknis menjadi kunci agar peserta mampu bersaing di pasar kerja yang kompetitif.

Adapun pelepasan peserta Magang Nasional Batch II secara nasional dijadwalkan akan dilakukan secara resmi oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, pada 26 Mei 2026 mendatang.