Ecozone

RMK Energy Bagikan Dividen Tunai Rp 30 per Saham

16
×

RMK Energy Bagikan Dividen Tunai Rp 30 per Saham

Sebarkan artikel ini
0ec8a44aa27936c65b2ce749349d4844.jpg
0ec8a44aa27936c65b2ce749349d4844.jpg

Jakarta – PT RMK Energy Tbk (RMKE) resmi membagikan dividen tunai sebesar Rp 130,9 miliar kepada para pemegang saham. Keputusan ini diambil melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang berlangsung di Jakarta, Kamis (21/5).

Nilai dividen tersebut setara dengan 54,1 persen dari total laba bersih perseroan tahun buku 2025. Dengan penetapan ini, setiap pemegang saham akan menerima dividen tunai senilai Rp 30 per lembar saham.

Direktur Utama RMK Energy, Vincent Saputra, mengungkapkan bahwa pembagian dividen merupakan bentuk apresiasi perusahaan terhadap kepercayaan pemegang saham. Langkah ini sekaligus menjaga keseimbangan antara pemberian imbal hasil dengan kebutuhan struktur permodalan untuk ekspansi bisnis di masa depan.

“Kebijakan ini mencerminkan komitmen kami untuk memberikan nilai tambah kepada pemegang saham sekaligus menjaga pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan di tengah dinamika industri batubara,” ujar Vincent.

Dalam rapat tersebut, para pemegang saham juga memberikan persetujuan atas pengesahan laporan tahunan perusahaan serta menyetujui pengangkatan kembali seluruh jajaran Direksi dan Dewan Komisaris untuk masa jabatan berikutnya.

Ke depan, manajemen RMK Energy optimistis dapat terus mencatatkan kinerja positif dengan mengandalkan dua lini bisnis utama, yakni jasa logistik dan perdagangan batubara. Fokus perusahaan akan diarahkan pada peningkatan volume jasa melalui penambahan klien baru.

Selain itu, perseroan berencana mengoptimalkan penjualan batubara dengan mengintegrasikan tambang-tambang baru ke dalam fasilitas jalan angkut (hauling road) yang dimiliki perusahaan. Integrasi ini diharapkan dapat memperkuat posisi RMK Energy dalam rantai pasok batubara nasional.

1cd0976c38f770083b7337654f97a772.jpg
Ecozone

Fenesia – JAKARTA. Kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) sebesar 50 basis poin menjadi 5,25% diperkirakan menambah tekanan bagi emiten properti sepanjang sisa 2026. Tekanan datang dari kombinasi bunga tinggi dan pelemahan rupiah yang masih bertahan di kisaran Rp 17.600 per dolar Amerika Serikat (AS). Rupiah pada perdagangan terakhir ditutup di level Rp 17.654 per dolar AS atau menguat tipis 0,29% dibanding sehari sebelumnya….

159b4b46f901e7419491e41d3bd9f2d4.jpg
Ecozone

Fenesia – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup di zona merah, melanjutkan pelemahan selama tujuh hari berturut-turut. Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI, IHSG melemah 0,81% atau terpangkas 52,17 poin ke level 6.318,5 pada penutupan perdagangan, Rabu (20/5/2026). Sepanjang perdagangan IHSG bergerak di level terendah 6.215 dan level tertinggi 6.459. Baca Juga: IHSG Anjlok 6 Hari Beruntun, Cermati Fenesia…