Jakarta – Polisi menangkap seorang pria berinisial DP (27) yang diduga melakukan pemalakan terhadap sopir bajaj di kawasan Blok A Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. Penangkapan dilakukan setelah aksi pelaku terekam dalam video yang viral di media sosial.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Reynold E.P. Hutagalung, mengonfirmasi penangkapan tersebut pada Senin (13/4). Pelaku diamankan polisi di rumah kontrakannya setelah petugas melakukan penyelidikan atas video yang beredar.
Dalam narasi video yang viral, para sopir bajaj mengaku kerap dipalak hingga Rp100 ribu setiap harinya saat mencari penumpang di kawasan tersebut. Mereka terpaksa menuruti permintaan pelaku demi bisa tetap beroperasi di area pasar.
Reynold menjelaskan, aksi pemalakan yang terekam dalam video terjadi pada Minggu (12/4) sekitar pukul 16.00 WIB. Dalam kejadian spesifik tersebut, korban mengalami kerugian uang tunai sebesar Rp2.000.
Saat ini, pelaku telah dibawa ke Polsek Metro Tanah Abang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Hasil tes urine menunjukkan bahwa pelaku negatif dari penggunaan narkoba.
Pihak kepolisian menegaskan akan menindak tegas setiap tindakan yang meresahkan masyarakat. Warga juga diimbau untuk tidak ragu melapor ke kepolisian melalui layanan 110 jika menemukan aksi serupa di lapangan.
Jakarta – Polisi menangkap seorang pria berinisial DP (27) yang diduga melakukan pemalakan terhadap sopir bajaj di kawasan Blok A Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. Penangkapan dilakukan setelah aksi pelaku terekam dalam video yang viral di media sosial.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Reynold E.P. Hutagalung, mengonfirmasi penangkapan tersebut pada Senin (13/4). Pelaku berhasil diamankan polisi di rumah kontrakannya setelah petugas melakukan penyelidikan atas video yang beredar.
Dalam narasi video yang viral, para sopir bajaj mengaku kerap dipalak hingga Rp100 ribu setiap harinya saat mencari penumpang di kawasan tersebut. Mereka terpaksa menuruti permintaan pelaku karena menggantungkan hidup di area pasar.
Reynold menjelaskan, aksi pemalakan yang terekam dalam video terjadi pada Minggu (12/4) sekitar pukul 16.00 WIB. Dalam kejadian spesifik tersebut, korban mengalami kerugian uang tunai sebesar Rp2.000.
Saat ini, pelaku telah dibawa ke Polsek Metro Tanah Abang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Hasil tes urine menunjukkan bahwa pelaku negatif dari penggunaan narkoba.
Pihak kepolisian menegaskan akan menindak tegas setiap tindakan yang meresahkan masyarakat. Reynold juga mengimbau warga agar tidak ragu melapor ke kepolisian melalui layanan 110 jika menemukan aksi serupa.







