Jakarta – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) dan kepolisian memperpanjang contraflow di Tol Jakarta-Cikampek (Japek), Jumat (27/3).
Langkah ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan.
Contraflow yang semula hanya satu lajur, kini diperlebar menjadi dua lajur.
“Atas diskresi Kepolisian, rekayasa lalu lintas contraflow yang sebelumnya diberlakukan 1 lajur diperpanjang menjadi 2 lajur pada segmen KM 70 s.d KM 47 arah Jakarta pukul 18.05 WIB,” ujar Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo.
Penyesuaian ini bertujuan menjaga kelancaran arus lalu lintas.
Terutama dari arah Trans Jawa menuju Jakarta yang mengalami peningkatan signifikan.
Selain itu, dilakukan pengalihan arus lalu lintas secara situasional.
Kendaraan diarahkan keluar melalui Gerbang Tol (GT) Karawang Barat KM 47 arah Cikampek Jalan Tol Jakarta-Cikampek.
Tujuannya mengurangi kepadatan di jalur utama dan mempercepat distribusi kendaraan.
“JTT bersama Kepolisian terus melakukan pemantauan secara intensif dan melakukan penyesuaian rekayasa lalu lintas secara situasional guna memastikan arus balik tetap berjalan lancar dan aman,” kata Ria.
JTT juga menyiagakan petugas operasional di lapangan.
Mereka bertugas mengatur lalu lintas, membantu pengguna jalan, serta memastikan keselamatan dan kenyamanan perjalanan.
Pemantauan kondisi lalu lintas dilakukan secara real time melalui CCTV.
CCTV terintegrasi dengan pusat pengendalian informasi.
JTT mengimbau pengguna jalan mengatur waktu perjalanan dengan baik.
Patuhi rambu dan arahan petugas di lapangan.
Pastikan kendaraan dalam kondisi prima dan saldo uang elektronik mencukupi sebelum perjalanan.








