Berita

* **Ratusan Ribu Kendaraan Serbu Pantura-Nagreg, Dishub Lakukan Rekayasa Arus Mudik**

86
×

* **Ratusan Ribu Kendaraan Serbu Pantura-Nagreg, Dishub Lakukan Rekayasa Arus Mudik**

Sebarkan artikel ini
jalur-pantura-cirebon-dan-nagreg-dilewati-500-ribuan-kendaraan-pemudik
jalur pantura cirebon dan nagreg dilewati 500 ribuan kendaraan pemudik

Jakarta – Volume kendaraan mudik di Jalur Pantura Cirebon mencapai 577.215 unit selama H-7 hingga H-1 Lebaran 2026.

Jalur Nagreg juga padat. Kendaraan yang melintas menuju Garut dan Tasikmalaya mencapai 574.575 unit pada periode yang sama.

Cirebon – Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Cirebon, Indra Setiaman, mengungkapkan data tersebut.

Menurutnya, angka itu merupakan hasil pemantauan hingga H-1 Lebaran pukul 11.30 WIB.

Mayoritas kendaraan yang melintas adalah sepeda motor. Jumlahnya mencapai 503.445 unit.

Mobil pribadi tercatat sebanyak 52.643 unit.

“Jumlah kendaraan yang melintas dari H-7 sampai H-1 Lebaran sekitar 577.215 unit,” kata Indra.

Rata-rata, kendaraan yang melintas di Jalur Pantura Cirebon sekitar 1.284 unit per jam.

Puncak arus mudik terjadi pada H-2 Lebaran. Hampir 149 ribu unit kendaraan melintas dalam sehari.

Dibandingkan periode yang sama tahun 2025, terjadi sedikit penurunan pada puncak arus mudik tahun ini.

“Dibandingkan tahun 2025 ada sedikit penurunan, namun dibandingkan hari sebelumnya terjadi peningkatan sekitar 12 persen,” ujar Indra.

Dishub Kota Cirebon melakukan rekayasa lalu lintas di beberapa persimpangan utama.

Salah satunya dengan menambah durasi lampu lalu lintas di persimpangan yang dilintasi pemudik.

Durasi lampu hijau diperpanjang hingga sekitar 95 detik.

“Kami menambah durasi lampu hijau di persimpangan agar kendaraan yang melintas di jalur mudik bisa bergerak lebih cepat,” kata Indra.

Dishub Kota Cirebon tidak melakukan penutupan persimpangan selama musim mudik Lebaran 2026.

Rekayasa lalu lintas melalui penyesuaian durasi lampu dinilai efektif mengurai kepadatan.

“Dengan langkah tersebut, arus kendaraan dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah maupun sebaliknya dapat melintas dengan aman,” ucapnya.

Bandung – Dishub Kabupaten Bandung memastikan puncak arus mudik di jalur Nagreg telah terlewati.

Kepala Humas Dishub Kabupaten Bandung, Eric Alam Prabowo, mengatakan arus lalu lintas mulai dini hari lebih lancar.

“Sudah bisa kami pastikan tadi malam memang menjadi puncak arus mudik,” katanya.

Hingga pukul 23.59 WIB H-2 Lebaran, jumlah kendaraan yang melintas tercatat 150.716 unit. Meningkat 5 persen dari hari sebelumnya.

Jumlah tersebut melebihi puncak arus mudik pada H-2 Lebaran 2025, yang tercatat 142.620 kendaraan.

“Ini melebihi H-3 tahun ini yang hanya 137 ribu kendaraan dan melebihi puncak arus mudik 2025 pada H-2 lebaran dengan jumlah 142 ribu kendaraan,” jelasnya.

Dishub Kabupaten Bandung mencatat tren peningkatan kendaraan yang melintas Jalur Nagreg hingga H-2.

Jumlah keseluruhan selama tujuh hari pengamatan mencapai 574.575 kendaraan.

Meskipun melandai, petugas gabungan tetap bersiaga penuh mengamankan arus mudik Lebaran.