FENESIA – Disahkannya UU Omnibus Law membuat banyak pihak berang dan tidak terima. Aksi demonstrasi yang terjadi lagi-lagi menyoroti kebijakan yang dilakukan oleh wakil rakyat.
Tak jarang, nyanyian atau lagu pun dilakukan sebagai pesan yang disampaikan kepada pemerintah saat melakukan aksi demo.

Berikut lagu yang mewakili perasaan para demonstran yang tidak puas dengan kinerja kepada para pemimpinnya :
Seperti Para Koruptor – Slank

Lagu Seperti Para Koruptor sebenarnya disampaikan kepada para orang untuk bisa selalu mensyukuri hidup. Bukan Seperti para Koruptor yang gak pernah puas, walaupun sudah memeras uang rakyat.
Bongkar – Iwan Fals

Bongkar, sebuah kata seruan dari Oi saat nonton konser Iwan Fals. Tapi dibalik kata Bongkar, ada pesan dengan maksud tersirat untuk para penguasa.
‘Kalau cinta sudah dibuang, jangan harap keadilan akan datang. Kesedihan hanya tontonan, bagi mereka yang diperbudak jabatan’, begitu bunyi liriknya
Surat Untuk Wakil Rakyat – Iwan Fals

‘Wakil rakyat seharusnya merakyat, jangan tidur…’, pesan ini tentu disampaikan kepada wakil rakyat di DPR untuk bisa lebih mendengar aspirasi rakyat.
Manusia Setengah Dewa – Iwan Fals

Masih lagu dari Iwan Fals, dengan judul Manusia Setengah Dewa. Lagu ini diciptakan saat hebohnya Pemilu 2004.
Dalam lagu ini berpesan kepada Kepala Negara untuk menurunkan harga yang menjadi kebutuhan masyarakat, membuka lapangan pekerjaan, Bersikap adil, tegas dan tak pandang bulu.
Mosi Tidak Percaya – Efek Rumah Kaca

Banyaknya penguasa yang tidak tepat janji, sangat sinkron dengan lagu dari Efek Rumah Kaca.
Lirik dari band indie yang eksis sejak tahun 2001 ini, selalu mengajak kita untuk kritis dan melek dengan isu politik dan pemerintah.
Mafia Hukum – Navicula

Keadaan sekarang yang memberlakukan hukum tajam pada yang lemah dan tumpul kepada penguasa. Pesan penting yang bisa kita ambil dari lagu Navicula dengan judulnya Mafia Hukum.
Semoga nyanyian yang dilantunkan tersampaikan kepada para penguasa.






