Jakarta – Institut Musik Jalanan (IMJ) Jawa Tengah merilis single berjudul “Tuhan Kita Satu”.
Lagu ini diciptakan oleh Kurniawan, mantan anggota kelompok radikal NII yang kini telah insyaf.
“Tuhan Kita Satu” bisa didengarkan dan diunduh di https://s.id/tuhankitasatu.
Video klipnya tersedia di kanal YouTube JEJAK RADIKAL.
Pembuatan video klip melibatkan tempat ibadah dan tokoh lintas agama.
Zedi, vokalis lagu ini, adalah Ketua IMJ Jawa Tengah. Deka FM, anggota IMJ Jawa Tengah, juga terlibat.
Seluruh personel band, termasuk pemain drum, bass, gitar, dan keyboard, adalah anggota IMJ Jawa Tengah.
IMJ Jawa Tengah akan mengadakan lomba musik dalam Festival Ramadhan bertajuk AKSI MUSIK ANAK BANGSA.
“Tuhan Kita Satu” akan menjadi lagu wajib dalam lomba tersebut.
“Kita ingin menyampaikan pesan toleransi dan kebangsaan melalui seni musik,” kata Zedi.
Selain Festival Ramadhan, Zedi akan mengajak Kurniawan road show di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.
Tujuannya mengkampanyekan toleransi dan kebangsaan melalui lagu “Tuhan Kita Satu”.
“Kita akan mengampanyekan bahaya radikalisme langsung dari mantan pelaku yang telah insyaf,” ujar Zedi.
Jika lagu ini diterima masyarakat, IMJ berencana tur ke tingkat nasional.
Kurniawan mengajak pendengar bersyukur dan menikmati hidup dengan cinta.
Ia berharap semua orang merasakan kedamaian dalam toleransi, meski berbeda agama.
Kurniawan mengajak pendengar memahami esensi beragama, yaitu menghadirkan Tuhan dalam kehidupan dengan mengasihi sesama.
“Lawan dan musuh itu sejatinya tidak ada,” kata Kurniawan.
Kurniawan mengajak semua orang melepaskan rasa sakit hati, penyesalan, marah, dan benci.
Tujuannya agar dapat merasakan cinta dari Tuhan.
“Kita semua manusia di jagad raya itu sejatinya saudara,” ujar Kurniawan.
Kurniawan memiliki motto “bagimu agamamu, tapi bagiku kau adalah saudaraku” dalam menyikapi perbedaan agama.
Berikut lirik lagu “Tuhan Kita Satu”:
Langit biru bicara
Kita semua dari-Nya
Tak peduli warna kulitmu
Cinta Tuhan tak pernah ragu
Dalam doa terucap pelan
Beda jalan tetap teman
Tangan terulur tanpa henti
Kita berdiri dalam harmoni
Tuhan kita sama cintanya luas
Melampaui dinding batas
Jangan takut mari percaya
Kasih-Nya pelangi dunia
Biarlah hati jadi rumah
Tempat baik tumbuh mekar indah
Tak ada ruang untuk benci
Cahaya Tuhan buat berseri
Berbeda itu suara indah
Bagai alam bernyanyi megah
Hidup dalam saling terima
Rangkul semua lupakan luka
Tuhan kita sama cintanya luas
Melampaui dinding batas
Jangan takut mari percaya
Kasih-Nya pelangi dunia
Kurniawan berharap lagunya menjadi inspirasi.
Ia ingin semua orang hidup rukun dan damai bersama keluarga, sahabat, dan orang-orang di sekitar.
“Percayalah bahwa kita semua sejatinya bersaudara,” tutup Kurniawan.







