Fenesia – Derrick Michael 17 Tahun adalah sosok pebasket muda Indonesia yang bercita-cita bermain di NBA.

Derrick Michael Xzaviero merupakan pebasket asal Indonesia yang mencuri perhatian ketika masuk ke Timnas Indonesia dengan postur tubuh jangkung dan masih berusia 17 tahun. Pemain kelahiran Jakarta itu semakin dekat dengan mimpinya yakni bermain di NBA. Aku resmi Timnas Basket Indonesia mengumumkan bahwa NBA Global Academy memberikan beasiswa penuh kepada Derrick.

Derrick Michael yang memulai karir di dunia basket sejak duduk dibangku kelas 6 SD sudah memilki tinggi bahan 180 cm. Bakat Derrick ini kian memikat banyak klub basket Indonesia meski sekarang dia masih berusia 17 tahun.

Berikut adalah 5 fakta menarik Derrick Michael Xzaviero :

Memiliki tinggi badan 204 cm di usia 17 tahun

Derrick Michael
foto : internet

Derrick Michael memiliki tinggi badan 2 meter lebih di usia yang masih 17 tahun. Ini adalah tinggi badan yang sangat amat tinggi dibandingkan remaja di usianya. Derrick menceritakan bahwa pada kelas 6 SD tinggi badannya sudah sekitar 180 cm. hal ini diungkapkan oleh Derrick saat menjadi bintang tamu di vlog Augie Fantinus.

Dalam vlog tersebut, Derrick berhasil mengalahkan Augie dalam duel one on one dengan skor 5-1. Derrick sempat mendapat cibiran karena postur tubuhnya yang tidak wajar. Namun, dia hanya membalas setiap cibiran dengan prestasi yang dia raih dalam dunia basket untuk mengharumkan nama Indonesia di kancah Internasional.

Berdarah Campuran

Derrick Michael
foto : internet

Derrick berbagi soal latar belakang keluarganya ketika mampir dalam vlog Augie Fantinus beberapa waktu lalu. Ia rupanya memiliki darah keturunan Kamerun dari sang ayah dan sang ibu yang bermarga Simanjuntak.

“Mama asli Indonesia, berdarah Batak. Sedangkan Papa Afrika-Kamerun. Dari kecil sampe sekarang dibesarkan oleh mama.” Ujar Derrick.

Meskipun tidak tinggal bersama, pemain Timnas Basket Indonesia itu selalu menjaga komunikasi dengan ayahnya. Derrick bercerita bahwa sudah lama tidak bertemu sang ayah, tetapi selalu video call. Bahkan sang ayah sempat kaget mendapati Derrick yang sudah beranjak remaja.

Mengidolakan Giannis Antetokounmpo

Derrick Michael
foto : internet

Giannis Antetokounmpo adalah Most Valuable Player (MVP) dari NBA season 2018/2019 dan 2019/2020. Sosok Giannis yang berhasil menjadi MVP NBA 2 musim beruntun adalah inspirasi bagi banyak anak muda penggemar basket di tanah air termasuk Derrick Michael.

Derrick bercerita pada saat mampir di vlog Augie Fantinus bahwa dia sangat mengidolakan sosok Giannis Antetokounmpo. Hal ini juga menjadi motivasi Derrick yang bermimpi menjadi pemain NBA.

“Aku ikutin Giannis dari warm-up bahkan saat dia sekecil aku. Wah ini aku banget nih, aku harus ikutin dia.” Tutur Derrick di vlog Augie Fantinus.

Derrick yang bercita-cita menjadi pemain Indonesia yang bermain di NBA terus mengikuti jejak idolnya Giannis Antetokounmpo. Semoga Derrick berhasil menjadi pemain basket Indonesia pertama yang bermain di NBA.

Debut bersama Timnas Indonesia

Derrick Michael
foto : internet

Derrick Michael memulai debut bersama Timnas Indonesia saat laga melawan Korea Selatan di Mahaka Square pada Februari 2020 lalu. Menurut laman resmi IBL, saat itu ia bermain selama dua menit dan mencatat dua rebound. Ia juga tercatat sebagai pemain termuda di Timnas.

Pelatih Rajko Toroman memutuskan untuk menurunkan Derrick di kuarter keempat. Turunnya Derrcik pun disambut meriah oleh penonton di laga kualifikasi Piala Asia FIBA 2021 jendela pertama itu.

Derrick dipanggil ke Timnas Basket Indonesia untuk menggantikan Lester Prosper yang masih menjalani proses naturalisasi. Ia mengaku mendapat wejangan dari pebasket asal Inggris itu sebelum tampil.

Mendapat Beasiswa NBA Academy

Derrick Michael
foto internet

Derrick Michael mendapat beasiswa dari NBA Academy. Ia secepatnya akan melanjutkan studi di Australian Institute of Sports (AIS) di Canberra.

Kabar baik itu disampaikan Derrick setelah mendapat kepastian dari pihak NBA. Ia menerima surat pemberitahuan dari NBA Global Academy yang ditandatangani oleh Eugene Park (NBA Elite Basketball Talent Identification).

Pemanggilan pemain berusia 17 tahun itu sejatinya bukan hal yang mengejutkan. Derrick memang sudah mencolok sejak tampil di ASEAN School Games 2019 lalu. Saat itu, ia masih berusai 16 tahun. Saat ini Derrick masih harus bersabar menunggu keberangkatannya. Pandemi Corona dan masih ada proses administrasi akademis yang harus diselesaikan menjadi kendalnya saat ini.

Al Ikhsan Nugraha

83175 mtwzykyk00gmmtal3n5kvxmf79fnutdz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *