Berita

Wamendagri Tinjau WFH, Puji Efektivitas Sistem Pengawasan Digital ASN Bogor

31
×

Wamendagri Tinjau WFH, Puji Efektivitas Sistem Pengawasan Digital ASN Bogor

Sebarkan artikel ini
wamendagri-tinjau-wfh-perdana-bogor,-apresiasi-pengawasan-digital-asn
wamendagri tinjau wfh perdana bogor, apresiasi pengawasan digital asn

Bogor – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengapresiasi kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Bogor dalam penerapan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) pada Jumat (10/4). Pengawasan ketat melalui teknologi digital dinilai menjadi kunci efektivitas kinerja pegawai.

Bima Arya menyoroti penggunaan aplikasi e-kinerja yang diterapkan Pemerintah Kota Bogor. Sistem ini memungkinkan pemantauan aktivitas pegawai secara akurat melalui pencatatan kehadiran berdasarkan titik koordinat domisili, sehingga produktivitas tetap terjaga meski tidak berada di kantor.

“Yang pertama adalah mekanisme pengawasan yang sangat baik karena sudah ada aplikasi e-kinerja yang sudah ada di Pemerintah Kota Bogor,” ujar Bima dalam keterangan tertulis, Sabtu (11/4).

Data kehadiran yang terekam melalui titik koordinat tersebut terintegrasi langsung dengan penilaian kinerja pegawai. Pengawasan dilakukan secara berjenjang, mulai dari atasan langsung, kepala daerah, hingga kementerian, bahkan membuka ruang bagi partisipasi masyarakat untuk memantau.

Selain aspek pengawasan, kebijakan WFH ini diproyeksikan mampu menekan pengeluaran daerah. Berdasarkan perhitungan sementara Pemerintah Kota Bogor, efisiensi anggaran yang dapat dicapai diperkirakan mencapai Rp900 juta per bulan.

Meski demikian, pemerintah tetap melakukan evaluasi berkala untuk memastikan produktivitas ASN tidak menurun. Bima menegaskan bahwa fleksibilitas kerja tidak boleh mengorbankan kualitas layanan kepada masyarakat.

Ia memastikan pelayanan publik di Kota Bogor tetap berjalan normal. Unit pelayanan di tingkat kecamatan dan kelurahan tidak menerapkan WFH, sehingga kebutuhan warga tetap terlayani dengan baik.

Ke depan, Kementerian Dalam Negeri berencana mendorong pemerintah daerah lain untuk mengadopsi sistem pengawasan digital serupa. Langkah ini diambil agar fleksibilitas pola kerja tetap sejalan dengan akuntabilitas kinerja ASN.Bogor – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengapresiasi kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Bogor dalam penerapan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH). Peninjauan dilakukan pada hari pertama kebijakan tersebut diberlakukan, Jumat (10/4).

Bima Arya menilai sistem WFH di Kota Bogor berjalan efektif berkat pengawasan berbasis teknologi digital. Ia menyoroti penggunaan aplikasi e-kinerja yang mampu memantau aktivitas pegawai secara akurat melalui titik koordinat domisili, sehingga produktivitas tetap terukur meski tidak berada di kantor.

“Yang pertama adalah mekanisme pengawasan yang sangat baik karena sudah ada aplikasi e-kinerja yang sudah ada di Pemerintah Kota Bogor,” ujar Bima dalam keterangan tertulis, Sabtu (11/4).

Data kehadiran yang terekam melalui aplikasi tersebut terintegrasi langsung dengan sistem penilaian kinerja pegawai. Pengawasan dilakukan secara berjenjang, mulai dari atasan langsung, kepala daerah, hingga kementerian, serta membuka ruang bagi partisipasi masyarakat