FeedSport

Veda Ega Finis Posisi 16 pada Debut GP Hungaria, Cek Klasemen

7
×

Veda Ega Finis Posisi 16 pada Debut GP Hungaria, Cek Klasemen

Sebarkan artikel ini
f90cc27e9cd5ff2f090f9b658ce0312a.jpg
f90cc27e9cd5ff2f090f9b658ce0312a.jpg

BUDAPEST – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, mengalami penurunan posisi dalam klasemen sementara Kejuaraan Dunia Moto3 2026 setelah gagal mendulang poin pada seri GP Hungaria di Sirkuit Balaton Park, Ahad (7/6/2026). Remaja berusia 17 tahun asal Gunungkidul, DI Yogyakarta, tersebut harus puas finis di urutan ke-16, yang membuatnya kini menempati peringkat keenam dalam tabel klasemen pembalap.

Hasil tersebut memaksa Veda turun tiga peringkat dari posisi sebelumnya. Saat ini, perolehan poin Veda tertahan di angka 71. Ia kini berada tepat di bawah debutan asal Red Bull KTM Ajo, Brian Uriarte, yang berhasil naik ke posisi kelima dengan total 72 poin setelah menuntaskan balapan Hungaria di urutan keempat.

Dominasi papan atas klasemen masih dikuasai oleh deretan pembalap berpengalaman. Maximo Quiles dari CFMOTO Gaviota Aspar tetap kokoh di puncak dengan koleksi 170 poin. Ia diikuti oleh Alvaro Carpe di posisi kedua dengan 111 poin, serta Marco Morelli dan David Almansa yang masing-masing mengumpulkan 77 dan 76 poin.

Berikut adalah daftar 10 besar klasemen pembalap Moto3 2026:

  1. Maximo Quiles (CFMOTO Gaviota Aspar) 170 poin
  2. Alvaro Carpe (Red Bull KTM Ajo) 111 poin
  3. Marco Morelli (CFMOTO Gaviota Aspar) 77 poin
  4. David Almansa (Liqui Moly Dynavolt Intact) 76 poin
  5. Brian Uriarte (Red Bull KTM Ajo) 72 poin
  6. Veda Ega Pratama (Honda Team Asia) 71 poin
  7. Valentin Perrone (Red Bull KTM Tech3) 60 poin
  8. David Munoz (Liqui Moly Dynavolt Intact) 52 poin
  9. Guido Pini (Leopard Racing) 48 poin
  10. Hakim Danish (AEON Credit-MT Helmets-MSI) 48 poin

Perjalanan Veda di Sirkuit Balaton Park tergolong berat sejak awal balapan. Ia harus memulai start dari posisi kesembilan setelah menerima sanksi long lap penalty (LLP). Hukuman ini dijatuhkan oleh pengawas balapan karena Veda dinilai melambat dan mengganggu pembalap CODE Motorsport, Ruche Moodley, selama sesi kualifikasi Q2 pada Sabtu (6/6/2026). Sanksi tersebut menjadi faktor penghambat utama bagi Veda untuk bersaing di barisan depan sejak putaran awal.

Tantangan bagi pembalap Honda Team Asia ini juga datang dari karakteristik teknis Sirkuit Balaton Park. Lintasan sepanjang 4,08 kilometer tersebut dikenal memiliki morfologi yang rumit dengan trek lurus yang sangat minim, yakni hanya sekitar 665 meter. Selain itu, lebar lintasan yang hanya 12 meter membuat ruang untuk melakukan manuver menyalip menjadi sangat terbatas dan berisiko tinggi.

Selama balapan berlangsung, Veda sempat terlempar ke posisi ke-19 akibat tekanan dari persaingan ketat di lintasan yang sempit tersebut. Meski demikian, Veda tetap berupaya mengendalikan motornya dengan stabil hingga akhirnya mampu menyentuh garis finis di urutan ke-16. Ia mencatatkan waktu 33,461 detik lebih lambat dibandingkan sang pemenang balapan, Maximo Quiles. Hasil ini menjadi pelajaran berharga bagi Veda dalam menjalani musim debutnya di ajang Moto3, mengingat kompleksitas sirkuit baru yang terus menuntut adaptasi maksimal bagi setiap pembalap.

64f3f888079a6b803526d59b52e1a32b.jpg
FeedSport

Ringkasan Berita: Final Polytron Indonesia Open 2026 menghadirkan sejumlah fakta, mulai dari peluang dua juara bertahan mempertahankan gelar hingga keberhasilan Jonatan Christie (Jojo) dan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin mengukir sejarah Bagi Jojo, ini menjadi final perdananya di ajang Polytron Indonesia Open Sementara untuk Raymond/Joaquin, Polytron Indonesia Open menjadi final pertama mereka di ajang BWF World Tour Super 1000 Fenesia -…