Pati – Kecelakaan maut yang melibatkan satu unit truk dan tiga sepeda motor terjadi di ruas Jalan Pati-Tayu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, pada Sabtu (20/6) sore. Insiden tragis tersebut mengakibatkan dua orang pengendara motor meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya mengalami luka-luka.
Kasat Lantas Polresta Pati, Kompol I Putu Asti Hermawan Santosa, menjelaskan bahwa peristiwa bermula ketika truk Isuzu yang dikemudikan oleh pria berinisial JP (39), warga Kecamatan Pati, melaju dari arah selatan menuju utara. Pada saat yang bersamaan, tiga unit sepeda motor melaju dari arah berlawanan, yakni dari arah utara menuju selatan.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara, kecelakaan diduga dipicu oleh kegagalan teknis pada kendaraan truk. Petugas menemukan indikasi kerusakan berupa patahnya bagian per skok kanan pada truk tersebut.
Kondisi teknis yang tidak prima itu menyebabkan truk kehilangan kendali dan oleng ke sisi kanan jalan. Akibatnya, truk menabrak sepeda motor yang dikendarai oleh AP (31), warga Kecamatan Margoyoso.
Kompol I Putu Asti Hermawan Santosa menambahkan, setelah menghantam motor pertama, truk tersebut kembali oleng hingga akhirnya terguling. Dalam posisi terguling, badan truk menimpa dua sepeda motor lainnya yang dikendarai oleh TBP (27) dan S (52), yang keduanya merupakan warga Kecamatan Trangkil.
Dampak dari kecelakaan tersebut cukup fatal bagi para pengendara motor. AP, yang tertabrak pertama kali, mengalami cedera patah kaki kanan dan saat ini harus menjalani perawatan intensif di RSI Margoyoso Pati.
Sementara itu, dua korban lainnya yakni TBP dan S dinyatakan meninggal dunia. TBP diketahui mengalami patah kaki kiri serta luka robek pada bagian belakang kepala. Senada dengan hal tersebut, S juga menderita patah kaki kanan dan luka robek di bagian belakang kepala.
Pihak kepolisian saat ini masih terus melakukan pendalaman terkait insiden tersebut. Fokus penyelidikan diarahkan pada pemeriksaan pengemudi serta pengecekan kondisi fisik kendaraan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.
Kompol I Putu Asti menegaskan bahwa dugaan awal memang mengarah pada faktor kerusakan teknis berupa patahnya per skok kanan truk. Namun, pihaknya berkomitmen untuk mengumpulkan fakta-fakta lapangan secara menyeluruh melalui proses penyelidikan lebih lanjut agar dapat memberikan keterangan yang lebih akurat mengenai kronologi dan penyebab kecelakaan tersebut.
Hingga saat ini, pihak berwenang masih berkoordinasi dengan saksi-saksi di lapangan dan melakukan olah data teknis untuk melengkapi berkas penyelidikan. Proses evakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan telah dilakukan guna memastikan arus lalu lintas di jalur tersebut kembali normal.







