Wonogiri – Tri Widodo (36), warga Wonogiri, ditemukan meninggal dunia di Sungai Bengawan Solo pada Jumat (19/9/2025) setelah dilaporkan tenggelam sehari sebelumnya.
Polres Wonogiri merespons cepat laporan masyarakat terkait kejadian ini.
Kapolres Wonogiri, AKBP Wahyu Sulistyo, menjelaskan bahwa laporan awal berasal dari Yayasan RPSDM Estu Tomo, tempat korban menjadi pasien. Korban dilaporkan hilang saat jam makan malam.
“Petugas yayasan kemudian mencari informasi dan mendapatkan keterangan bahwa korban ingin mandi di sungai dengan melompat pagar belakang panti,” ujar Wahyu dalam keterangan tertulis, Sabtu (20/9/2025).
Petugas panti menemukan pakaian dan barang-barang milik korban di tepi sungai. Arus sungai yang deras membuat mereka melaporkan kejadian ini ke Polsek Wonogiri Kota dan Tim BPBD/SAR Kabupaten Wonogiri.
Pencarian yang dilakukan tim gabungan pada Kamis malam dihentikan karena situasi tidak memungkinkan dan dilanjutkan pada Jumat pagi.
Korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 14.45 WIB dalam kondisi meninggal dunia, mengapung di pinggir sungai, sekitar 500 meter dari lokasi awal korban melompat.
Setelah dievakuasi, jenazah korban dibawa ke RSUD Wonogiri untuk pemeriksaan visum. Hasil visum menunjukkan korban meninggal murni karena tenggelam dan tidak ada tanda-tanda kekerasan.
Pihak keluarga menerima kejadian ini dengan ikhlas dan membuat surat pernyataan tidak bersedia dilakukan autopsi serta tidak akan menuntut secara hukum. Jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga.







