Jakarta – Warga Simpang Jernih, Aceh Timur, bersukacita menyambut bantuan heliboks yang diterjunkan dari pesawat. Bantuan ini menjadi simbol kehadiran negara bagi wilayah yang terisolasi akibat bencana.

Masyarakat dari berbagai usia, termasuk anak-anak dan lansia, bersorak gembira saat heliboks merah putih itu turun perlahan dari udara.

Anak-anak bahkan berlarian mengikuti arah jatuhnya heliboks.

Warga kemudian bergotong royong membuka heliboks tersebut.

Ekspresi lega dan bahagia terpancar saat bantuan logistik terlihat.

Komandan Batalyon Perbekalan Angkutan (Perbekang) 5/Akaca Rata Yudha (ARY), Letkol Cba Supriyanto, menjelaskan bahwa setiap heliboks telah melalui prosedur ketat.

“Setiap heliboks yang diterjunkan telah melalui inspeksi setelah diisi, diperiksa oleh anggota, dan disaksikan perwira,” ujarnya.

Pemeriksaan dilakukan sebelum dinaikkan ke truk maupun sebelum dimuat ke pesawat.

Suprianto menerangkan, tinggi fisik heliboks sekitar 73 cm.

Muatan logistik di dalamnya sekitar 30 cm, menyisakan rongga di bagian atas sekitar 35-37 cm.

Pengiriman bantuan menggunakan metode heliboks ini dilakukan di Kabupaten Gayo Lues, Aceh, pada Selasa (9/12/2025).

83175 mtwzykyk00gmmtal3n5kvxmf79fnutdz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *