Jakarta – Dampak penutupan TikTok Shop tak hanya dirasakan oleh para pengguna, tetapi juga oleh para pemilik bisnis yang mengandalkan platform tersebut.
Salah satu nama yang tengah berada dalam sorotan adalah Inara Rusli. Pada tanggal 4 Oktober lalu, TikTok Shop resmi ditutup, dan beredar kabar bahwa Inara langsung memecat para karyawannya.
Dalam wawancara eksklusif, Inara Rusli memberikan klarifikasi terkait rumor tersebut.
Ia dengan tegas membantah tuduhan tersebut.
“Masih (kerja sama saya) kebetulan dari yang orang operator TikTok aku kan juga manajemen aku kan, ya mau kemana doi udah kontrak,” kata Inara Rusli saat ditemui di Kawasan Tendean, Mampang, Jakarta Selatan, belum lama ini dilansir Okezone.
Meskipun Inara Rusli menegaskan bahwa pemecatan tersebut tidak benar, ia juga tak bisa menyembunyikan perasaan kesedihannya terkait penutupan TikTok Shop.
Terlebih lagi, platform ini adalah sumber penghasilan perdana Inara setelah ia terjun ke dunia hiburan Tanah Air.
“Rasa sedih mah pasti ada, dari aku yang nggak kenal TikTok sama sekali, TikTok itu sumber penghasilan perdana aku buat survive, tiba-tiba nggak ada, langsung sedih, flashback memori waktu awal-awal cari uang,” ungkapnya.
Meski merasakan kesedihan yang mendalam, Inara Rusli memilih untuk bersyukur karena masih mendapatkan berbagai tawaran pekerjaan lain yang dapat menjadi sumber penghasilan baru baginya.
“Betul (masih banyak tawaran) Alhamdulillah,” ujarnya dengan senyum tipis.
Dengan berita ini, kita melihat bagaimana Inara Rusli menanggapi situasi setelah penutupan TikTok Shop, serta bagaimana ia menjalani perubahan dalam karirnya setelah kehilangan sumber penghasilan utama.







