Jakarta – Ayah tiri Alvaro Kiano Nugroho (6), tersangka pembunuh bocah yang hilang selama 8 bulan, ditemukan meninggal dunia di Rutan Polres Metro Jakarta Selatan.
Kabar meninggalnya tersangka pembunuhan ini diungkapkan oleh Tugimin (71), kakek dari Alvaro.
“Pelakunya sendiri ternyata adalah ayah tirinya. Ayah tirinya dan bahkan sekarang sudah bunuh diri, meninggal, di Polres Jakarta Selatan,” ujar Tugimin, Minggu (23/11) malam.
Polisi belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab kematian ayah tiri Alvaro.
Kapolsek Pesanggrahan AKP Seala Syah Alam menyatakan informasi lengkap akan disampaikan oleh Polres Metro Jakarta Selatan.
“Nanti polres yang bakal info lengkap dan detailnya,” katanya melalui pesan singkat, Senin (24/11).
Sebelumnya, polisi menangkap ayah tiri Alvaro dan menetapkannya sebagai tersangka pembunuhan.
Alvaro dilaporkan hilang sejak 6 Maret lalu.
Terakhir kali Alvaro terlihat saat izin shalat Maghrib di masjid dekat rumahnya di Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
Saat hilang, Alvaro mengenakan kaos hitam, celana panjang hitam, dan sandal hitam. Ia memiliki tubuh kurus, kulit gelap, rambut cepak, dan lesung pipi.
Kakek korban menduga cucunya diculik oleh seorang pria yang mengaku sebagai ayahnya. Informasi ini didapat dari marbut Masjid Al-Muflihun, tempat Alvaro terakhir terlihat.







