Berita

Tanggul Jebol Picu Banjir Demak, Ratusan Warga Mengungsi!

107
×

Tanggul Jebol Picu Banjir Demak, Ratusan Warga Mengungsi!

Sebarkan artikel ini
banjir-redam-demak,-583-warga-mengungsi-dan-satu-orang-dilaporkan-hilang
banjir redam demak, 583 warga mengungsi dan satu orang dilaporkan hilang

Demak – Banjir melanda Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Jumat (3/4/2026). Ratusan warga mengungsi dan satu orang dilaporkan hilang.

Sebanyak 583 jiwa terpaksa mengungsi akibat musibah ini.

Banjir dipicu hujan deras di hulu sungai. Tanggul di Dukuh Solowere dan Dukuh Selodoko jebol. Air meluap dan merendam rumah warga.

BPBD Demak mencatat, empat kecamatan terdampak. Total ada delapan desa yang terendam banjir.

Kecamatan Guntur: Desa Trimulyo, Sidoharjo, Turirejo, dan Sumberejo.

Kecamatan Karangtengah: Desa Ploso.

Kecamatan Wonosalam: Desa Lempuyang.

Kecamatan Kebonagung: Desa Solowire dan Sarimulyo.

Data sementara mencatat 1.070 KK atau 4.280 jiwa terdampak.

Pengungsi tersebar di beberapa titik. Antara lain Masjid Babu Rohim, Mushola Dukuh Solondoko, Masjid Rodhotul Janah, Mushola Dukuh Solowere, Balai Desa Telogorejo, Koperasi Merah Putih Desa Bumiharjo, dan Kantor Kecamatan Guntur.

Banyak pengungsi membutuhkan bantuan kesehatan.

Banjir merusak 1.230 rumah. Empat unit rusak berat.

Fasilitas pendidikan (10 unit) dan ibadah (15 unit) juga terdampak. Sekitar 194 hektare sawah terendam.

“BPBD Demak dan pihak terkait melakukan penanganan darurat,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Jumat (4/4/2026).

Upaya yang dilakukan meliputi kaji cepat, evakuasi, koordinasi, penyiapan pengungsian, dan layanan kesehatan.

Bantuan karung dikirim untuk perkuat tanggul sementara. Pencarian warga hilang terus dilakukan. Posko lapangan didirikan di Koperasi Merah Putih Desa Bumiharjo.

Pemda tengah memproses status tanggap darurat.

Kondisi air masih tinggi. Evakuasi warga masih berlangsung, terutama di Desa Trimulyo. Kebutuhan dasar pengungsi terus dipenuhi.